Viral Kontingen Paduan Suara Gereja Kepri Nyanyi di Soetta, Ini Penyebabnya
Tangerang — Media sosial dihebohkan oleh video yang memperlihatkan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Kepulauan Riau (Kepri) sedang bernyanyi di area Bandara Soekarno-Hatta, T
Tangerang — Media sosial dihebohkan oleh video yang memperlihatkan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) asal Kepulauan Riau (Kepri) sedang bernyanyi di area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Aksi spontan ini rupanya lahir dari kekecewaan mendalam setelah rombongan tersebut gagal terbang menuju Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti ajang Pesparawi tingkat nasional.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Senin (29/6/2026), Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang, mengungkapkan bahwa kegagalan keberangkatan ini disebabkan oleh persoalan tiket pesawat yang dinilai tidak valid. Padahal, seluruh rangkaian persiapan telah dilakukan secara matang jauh sebelum hari keberangkatan yang dijadwalkan.
Ria menjelaskan, tim Paduan Suara Wanita (PSW) Kota Tanjungpinang bahkan telah menjalani sesi penampilan uji coba di Gedung Aisyah, Tanjungpinang, pada 24 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, panitia secara langsung menyerahkan tiket penerbangan kepada seluruh anggota kontingen. Tidak ada tanda-tanda yang mengindikasikan akan muncul masalah pada tiket tersebut.
"Seluruh persiapan sudah kami lakukan dengan maksimal. Tiket sudah di tangan, dan kami berangkat ke bandara dengan penuh semangat. Namun setibanya di Bandara Soetta, kami mendapati kenyataan pahit bahwa tiket yang kami pegang tidak dapat digunakan," ujar Ria dalam keterangannya.
Kejadian ini sontak memicu kekecewaan di kalangan anggota kontingen. Alih-alih larut dalam frustrasi, mereka memilih untuk menyalurkan emosi melalui harmoni suara yang telah mereka latih selama berbulan-bulan. Video amatir yang merekam momen tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform, menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memberikan simpati, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan bagaimana persoalan tiket tidak valid ini bisa terjadi.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk mengetahui akar permasalahan. Dugaan sementara mengarah pada kesalahan teknis dalam sistem pemesanan atau ketidakberesan administratif dari pihak ketiga yang ditunjuk sebagai penyedia tiket. Panitia Penyelenggara Pesparawi tingkat daerah disebut tengah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan kronologi pasti insiden ini.
Pesparawi sendiri merupakan agenda tahunan yang mempertemukan kelompok-kelompok paduan suara dari berbagai denominasi gereja di seluruh Indonesia. Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah pembinaan dan persekutuan. Kegagalan kontingen Kepri untuk hadir dalam perhelatan nasional di Manokwari tentu menjadi kehilangan besar, mengingat persiapan intensif yang telah mereka jalani selama berbulan-bulan.
Comments (0)