Pengusaha Kawasan Industri Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Kelistrikan Nasional
Jakarta, Lurusin.com — Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyuarakan kebutuhan mendesak akan penguatan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional.
Jakarta, Lurusin.com — Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyuarakan kebutuhan mendesak akan penguatan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional. Mereka menilai pasokan listrik yang stabil dan bebas gangguan merupakan pilar fundamental yang tak bisa ditawar demi keberlangsungan aktivitas industri serta menjaga daya tarik iklim investasi di tanah air.
Ketua Umum HKI Indonesia, Akhmad Ma'ruf Maulana, secara tegas menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima banyak keluhan dari para pelaku industri di sejumlah wilayah Pulau Jawa terkait insiden pemadaman listrik. Menurutnya, kejadian ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, melainkan memiliki efek domino yang langsung menghantam rantai pasok dan operasional perusahaan.
"Kami menerima berbagai laporan terkait pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa. Kami memahami bahwa dalam sistem kelistrikan yang sangat besar, gangguan teknis dapat terjadi. Yang terpenting adalah memastikan proses evaluasi berjalan menyeluruh, langkah perbaikan dilakukan secepat mungkin, dan mitigasi ke depan semakin kuat," ujar Ma'ruf Maulana dalam keterangan resminya, Sabtu (13/6/2026).
Gangguan kelistrikan dalam durasi tertentu, jelas Ma'ruf, terbukti mampu memukul sektor industri secara signifikan. Dampaknya tidak hanya terbatas pada terhentinya proses produksi di lantai pabrik, tetapi juga merembet pada terganggunya distribusi barang jadi hingga berpotensi mengacaukan jadwal pengiriman kepada pelanggan. Situasi ini pada gilirannya dapat menggerus kepercayaan mitra bisnis dan memicu kerugian finansial yang tidak sedikit.
Menanggapi situasi tersebut, HKI secara resmi mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) untuk duduk bersama dan melakukan evaluasi secara fundamental. Mereka meminta agar akar permasalahan gangguan listrik ini diidentifikasi tanpa cela, bukan sekadar penanganan di permukaan.
Para pengusaha di kawasan industri menekankan bahwa keandalan listrik adalah salah satu parameter utama yang dijadikan pertimbangan oleh investor, baik domestik maupun mancanegara, sebelum menanamkan modalnya. Ketidakstabilan pasokan akan menjadi catatan merah yang dapat menghambat laju pertumbuhan sektor manufaktur nasional. Lebih jauh, kawasan industri yang menjadi motor penggerak ekonomi dan penyerap tenaga kerja membutuhkan jaminan bahwa operasional mereka tidak akan terhambat oleh persoalan teknis yang dapat dicegah.
Media kami memperoleh informasi bahwa desakan HKI ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk terus mendorong hilirisasi dan peningkatan daya saing industri. Tanpa fondasi infrastruktur kelistrikan yang solid, target ambisius tersebut dinilai akan sulit tercapai. Oleh karena itu, para pelaku industri berharap ada transparansi dalam penanganan gangguan serta peta jalan perbaikan yang jelas agar kejadian serupa tidak terus berulang, sehingga iklim usaha tetap kondusif dan terpercaya di mata dunia.
Comments (0)