Guncangan di Tubuh Partai Buruh: Sekjen Ferri Nuzarli Mundur Bersama 1,3 Juta Anggota ORI

JAKARTA — Laporan dari media kami mengonfirmasi bahwa Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (29/6/2026). Keputusan mengejutkan ini

Jul 08, 2026 - 05:22
0 0
Guncangan di Tubuh Partai Buruh: Sekjen Ferri Nuzarli Mundur Bersama 1,3 Juta Anggota ORI

JAKARTA — Laporan dari media kami mengonfirmasi bahwa Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (29/6/2026). Keputusan mengejutkan ini tidak diambil sendirian; sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) turut serta menyatakan mundur dari partai yang baru saja merayakan ulang tahun kelimanya tersebut.

Dalam pernyataannya yang dikutip melalui keterangan tertulis, Ferri menyebutkan bahwa langkah tersebut diambil setelah melalui serangkaian evaluasi mendalam yang melibatkan seluruh jajaran organisasi. Bukan sekadar perbedaan teknis atau strategi jangka pendek, ia menegaskan bahwa perbedaan yang terjadi sudah menyentuh level fundamental.

"Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar."

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya ketidakselarasan visi antara jajaran pimpinan partai dengan basis anggota yang dipimpin Ferri. ORI sendiri merupakan sayap politik dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah kepemimpinan Andi Gani. Organisasi ini telah berdiri sejak 2013 dan memiliki sejarah panjang sebagai wadah perjuangan kelas pekerja sebelum akhirnya menjadi salah satu dari sebelas organisasi inisiator yang menggagas pendirian Partai Buruh dalam Kongres I yang bersejarah pada Oktober 2021.

Mundurnya Ferri Nuzarli yang disertai dengan eksodus massal 1,3 juta anggota ORI tentunya menjadi persoalan serius bagi arsitektur koalisi pendukung Partai Buruh. Pasalnya, organisasi ini bukan sekadar pendukung elektoral biasa; mereka adalah bagian integral dari fondasi ideologis partai yang dibangun di atas semangat pergerakan buruh nasional. Transformasi dari gerakan serikat pekerja menjadi partai politik penuh bukan tanpa tantangan, dan perbedaan pandangan seperti yang kini mengemuka kerap menjadi dinamika tak terhindarkan dalam perjalanan politik organisasi berbasis massa.

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, terkait gelombang pengunduran diri dan implikasinya terhadap struktur serta agenda partai ke depan. Spekulasi beredar bahwa perbedaan pandangan yang dimaksud berkisar pada strategi aliansi politik menjelang pemilu mendatang serta pendekatan yang diambil dalam memperjuangkan kepentingan buruh di ranah legislasi nasional. Pertanyaan besar kini mengemuka: mampukah Partai Buruh mempertahankan kohesivitasnya setelah kehilangan salah satu pilar pendiri dan jutaan pendukung setia dari akar rumput? Perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau oleh tim redaksi Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User