Rano Karno Menangis Haru Kenang Perjuangan Warga di HUT ke-499 Jakarta

Suasana haru menyelimuti rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta saat Wakil Gubernur Rano Karno tak mampu membendung air matanya. Momen emosional ini terjadi ketika ia menya

Jul 08, 2026 - 00:09
0 0
Rano Karno Menangis Haru Kenang Perjuangan Warga di HUT ke-499 Jakarta

Suasana haru menyelimuti rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta saat Wakil Gubernur Rano Karno tak mampu membendung air matanya. Momen emosional ini terjadi ketika ia menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6).

Dalam pidatonya, Rano Karno menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan panjang Ibu Kota yang hampir memasuki usia lima abad. Ia menegaskan bahwa usia Jakarta bukanlah sekadar bilangan yang berganti tiap tahun, melainkan akumulasi dari pengorbanan dan mimpi jutaan warganya.

"Satu tahun lagi Jakarta akan memasuki usia 5 abad. Sebuah usia yang tidak sekadar dihitung dari pergantian tahun, melainkan dari jejak jutaan langkah, keringat, doa, perjuangan dan harapan warga yang telah merawat kota ini dari generasi ke generasi," ujarnya dengan suara bergetar.

Jakarta sebagai Rumah Bersama Hasil Rawatan Warganya

Rano Karno, yang dikenal sebagai sosok seniman dan politikus senior, menekankan bahwa keberlangsungan Jakarta hingga saat ini tidak lepas dari doa-doa tulus masyarakatnya. Di hadapan para anggota dewan yang hadir, ia sempat terhenti sejenak untuk menyeka air mata sebelum melanjutkan pidatonya yang menyentuh.

Momen haru ini sontak mengundang simpati dari para peserta sidang paripurna yang turut merasakan getaran emosi yang sama. Laporan dari tim media kami yang hadir di lokasi mencatat bahwa ruang sidang mendadak hening, hanya terdengar isak tangis Wagub yang tertahan sebelum akhirnya disambut tepuk tangan meriah dari peserta rapat.

Peringatan HUT ke-499 ini memang digelar dengan penuh makna, mengingat tahun depan Jakarta akan genap berusia 500 tahun. Angka bersejarah itu menjadi penanda eksistensi kota pelabuhan yang telah bertransformasi menjadi kota metropolitan modern seperti sekarang. Rano Karno juga mengingatkan bahwa di balik gemerlap gedung pencakar langit, ada kerja keras para pekerja harian, pedagang kaki lima, dan petugas kebersihan yang ikut menopang denyut nadi kota.

Isak tangis Wagub ini menjadi simbol kerinduan pada kebersamaan dan harapan agar Jakarta yang baru, yang kini tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara, tetap kokoh sebagai pusat ekonomi dan budaya. Pidato tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Jakarta adalah rumah bersama milik semua golongan, tanpa terkecuali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User