Pesan Haru Komunitas Ojol Lepas Irjen Agus sebagai Kakorlantas Polri

Jakarta — Suasana penuh haru menyelimuti pelepasan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Agus Suryonugroho. Tidak hanya jajaran kepolisian, komunitas peng

Jul 08, 2026 - 04:51
0 0
Pesan Haru Komunitas Ojol Lepas Irjen Agus sebagai Kakorlantas Polri

Jakarta — Suasana penuh haru menyelimuti pelepasan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Agus Suryonugroho. Tidak hanya jajaran kepolisian, komunitas pengemudi ojek online (ojol) pun turut menyampaikan rasa kehilangan dan penghormatan mendalam. Bagi mereka, Irjen Agus bukan sekadar pejabat tinggi negara, melainkan figur seorang bapak yang selalu hadir memberikan pengayoman dan keteladanan di tengah masyarakat.

Mutasi di tubuh Polri membuat Irjen Agus harus mengakhiri masa tugasnya sebagai Kakorlantas. Kabar ini mengejutkan berbagai pihak, terutama para pengemudi ojol yang selama ini merasakan langsung pendekatan humanis yang ditunjukkan sang jenderal. Media kami, Lurusin.com, menerima laporan bahwa komunitas ojol dari berbagai daerah, khususnya di DKI Jakarta, mengaku kehilangan besar atas kepergian sosok yang mereka idolakan.

Salah satu perwakilan pengemudi, Erna, yang tergabung dalam Keluarga Besar URC Bergerak dan Ojol Nusantara Provinsi DKI Jakarta, tak kuasa menyembunyikan rasa keterkejutannya. Ia menilai Irjen Agus mampu melampaui batas formalitas jabatan. Bagi Erna dan rekan-rekannya, mantan Kakorlantas itu adalah sosok yang mampu menjadi panutan, sahabat, sekaligus kebanggaan yang merangkul semua kalangan tanpa sekat.

"Waktu yang baru kita rangkai akan terputus oleh waktu dan tugas. Sebagai pemimpin, Bapak adalah sosok idola kami, sosok kebanggaan kami, sosok panutan kami yang bisa menjadi sahabat buat kami," ujar Erna penuh haru, Minggu (5/7/2026).

Kalimat tersebut menjadi cerminan betapa kuatnya ikatan emosional yang terjalin antara Irjen Agus dan komunitas ojol. Selama menjabat, ia kerap turun langsung mendengar aspirasi pengemudi, bahkan memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di jalan raya. Pendekatan yang rendah hati dan penuh empati ini jarang ditemukan pada pemimpin dengan posisi strategis seperti Kakorlantas.

Banyak pengemudi ojol yang mengenang momen-momen ketika Irjen Agus hadir tanpa protokoler berlebihan, berbincang santai dengan mereka di pinggir jalan, dan memberikan motivasi agar terus bekerja dengan jujur serta mengutamakan keselamatan. Hal inilah yang membuat citra seorang "bapak" begitu kuat melekat dalam ingatan komunitas tersebut.

Laporan yang dihimpun tim Lurusin.com juga menyebutkan bahwa berbagai serikat ojol berencana menggelar acara syukuran kecil sebagai bentuk terima kasih dan doa untuk kelancaran tugas Irjen Agus di tempat yang baru. Meski masa baktinya sebagai Kakorlantas telah berakhir, para pengemudi yakin warisan kebaikan dan pendekatan humanis yang ditanamkan akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi pemimpin lainnya.

Pesan haru ini sekaligus mengingatkan bahwa jabatan publik bukan hanya soal wewenang, melainkan juga tentang sejauh mana seorang pemimpin mampu menyentuh hati rakyatnya. Irjen Agus Suryonugroho telah membuktikan hal itu, dan komunitas ojol menjadi saksi bisu bahwa ketulusan akan selalu dihargai melebihi pangkat dan jabatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User