Jakarta — Pramono Targetkan Khitanan Massal 5.000 Anak untuk 5 Abad Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana penyelenggaraan khitanan massal berskala besar yang menargetkan 5.000 anak pada tahun depan. Program
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana penyelenggaraan khitanan massal berskala besar yang menargetkan 5.000 anak pada tahun depan. Program ini digagas sebagai bagian dari rangkaian perayaan 500 tahun Kota Jakarta. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Kronologi Pengumuman Resmi
Acara khitanan massal yang telah berlangsung merupakan kerja sama dengan PAM Jaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta. Di penghujung kegiatan tersebut, Pramono menyampaikan arahan strategis untuk pelaksanaan tahun depan.- Penutupan Acara: Pramono secara resmi menutup kegiatan Khitanan Massal bersama PAM Jaya di Balai Kota. Acara ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-499 Jakarta.
- Pengumuman Target: Di hadapan peserta dan jajaran direksi, Pramono mengungkapkan target ambisius: khitanan massal untuk 5.000 anak pada tahun 2026 atau 2027, bertepatan dengan perayaan lima abad Jakarta.
- Arahan Langsung: Pramono memerintahkan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, untuk segera memulai persiapan sejak dini. Instruksi ini menekankan urgensi perencanaan logistik dan teknis.
Target dan Instruksi Persiapan
Target 5.000 anak ini menandai eskalasi signifikan dari kegiatan khitanan massal reguler. Berdasarkan keterangan resmi, pelaksanaan ditargetkan pada tahun depan sebagai puncak rangkaian perayaan 500 tahun Jakarta. Pramono tidak menyebutkan angka pasti peserta pada khitanan massal HUT ke-499 yang baru usai, namun instruksinya kepada Arief Nasrudin bersifat mengikat. Direktur Utama PAM Jaya diminta mempersiapkan seluruh aspek operasional, mulai dari tenaga medis, lokasi, hingga logistik pendukung. Pramono menekankan bahwa persiapan harus dimulai "sejak sekarang" untuk memastikan kelancaran acara berskala besar tersebut.Konteks Perayaan 500 Tahun Jakarta
Kota Jakarta akan mencapai usia setengah milenium pada 22 Juni 2027. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyusun serangkaian program untuk menandai tonggak sejarah ini. Beberapa inisiatif yang sudah diungkapkan:- Revitalisasi Pusat Kebudayaan: Pramono sebelumnya menyatakan keinginan menghidupkan kembali Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai pusat kegiatan seni dan budaya.
- Peningkatan Fasilitas Publik: Antrean panjang pengunjung di Planetarium Jakarta disebut Pramono sebagai salah satu indikator perlunya peningkatan kapasitas dan kualitas fasilitas rekreasi edukatif.
- Program Sosial Kemasyarakatan: Khitanan massal 5.000 anak menjadi program sosial pertama yang diumumkan secara resmi sebagai bagian dari rangkaian menuju lima abad Jakarta.
Comments (0)