Kawasan Istana Mulai Dipasangi Bendera Dua Negara
Jakarta — Suasana di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat berangsur berubah sejak Selasa (30/6/2026). Deretan bendera Merah Putih dan bendera Belarus kini berdampingan di sejumlah titik strat
Jakarta — Suasana di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat berangsur berubah sejak Selasa (30/6/2026). Deretan bendera Merah Putih dan bendera Belarus kini berdampingan di sejumlah titik strategis, menandai persiapan kedatangan tamu kenegaraan yang akan disambut Presiden Prabowo Subianto lusa. Berdasarkan laporan media kami di lapangan, pemasangan bendera itu menjadi penanda paling kasatmata bahwa kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko telah memasuki tahap akhir protokol.
Pantauan Lurusin.com pada siang hari memperlihatkan bahwa tidak hanya atribut negara yang dipersiapkan. Di halaman teras Istana Negara, sejumlah petugas teknis sibuk memasang dan menata perangkat suara. Teras ikonik yang selama ini menjadi lokasi penyambutan resmi tamu kepala negara itu menjadi pusat kegiatan persiapan, dengan uji coba audio dilakukan secara berkala. Langkah tersebut menunjukkan istana ingin memastikan setiap prosesi, dari upacara resmi hingga jamuan santap malam, berjalan mulus tanpa gangguan teknis.
Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin langsung seremoni penyambutan Aleksandr Lukashenko yang akan digelar di Istana Negara. Bangunan bersejarah yang terletak di Jalan Veteran itu memang kerap menjadi pilihan untuk menerima kunjungan kepala negara sahabat. Selain pemeriksaan perangkat suara, tim protokol juga terlihat melakukan simulasi tata letak barisan kehormatan dan titik penurunan tamu dari kendaraan kenegaraan. Seluruh sudut halaman ditata ulang agar mencerminkan keramahan Indonesia sekaligus penghormatan terhadap tamu setingkat presiden.
Kunjungan Bersejarah di Tengah Dinamika Global
Kehadiran Lukashenko di Jakarta patut dicatat sebagai tonggak baru hubungan bilateral Indonesia-Belarus. Kedua negara menjalin hubungan diplomatik sejak 1993, namun intensitas kunjungan tingkat kepala negara masih tergolong jarang. Dalam berbagai forum internasional, posisi Belarus yang erat dengan aliansi Eurasia kerap membuka celah dialog ekonomi yang berbeda dari mitra tradisional Indonesia di Eropa. Melalui kunjungan kenegaraan ini, kedua belah pihak diharapkan memperkuat kerja sama di sektor perdagangan, industri pertahanan, dan teknologi pertanian, bidang-bidang yang menjadi andalan Belarus sekaligus relevan dengan prioritas pembangunan nasional era pemerintahan Prabowo.
Pemasangan bendera Belarus berdampingan dengan Merah Putih di gerbang utama dan sepanjang jalan menuju Istana Merdeka menyiratkan pesan kesetaraan. Sejak pagi, petugas dari Detasemen Kawal Pribadi dan Paspampres juga terlihat melakukan patroli lebih ketat di sekitar ring satu istana. Penutupan sejumlah lajur di Jalan Medan Merdeka Utara disinyalir akan diterapkan sementara pada hari pelaksanaan, menyesuaikan dengan tingkat pengamanan kepala negara asing yang sedang berkunjung.
“Kami memastikan seluruh protokol kenegaraan berstandar internasional. Kedatangan Presiden Lukashenko adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas jejaring diplomasi tanpa membedakan kutub geopolitik,” ujar seorang pejabat protokol istana saat ditemui di sela persiapan.
Di sepanjang pagar istana, warga yang melintas tampak mengabadikan momen langka ini. Sebagian besar mengaku baru pertama kali menyaksikan bendera Belarus berkibar di jantung ibu kota. Suasana tersebut menghadirkan nuansa baru di tengah rutinitas Jakarta, mengingatkan publik bahwa Indonesia terus memainkan peran aktif dalam percaturan diplomasi global. Dengan persiapan yang kini mendekati rampung, Istana Kepresidenan siap menjadi saksi pertemuan yang diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret bagi kemajuan kedua bangsa.
Comments (0)