Jokowi Mulai Keliling RI, Jubir Ungkap Fokus Gerindra Saat Ini
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, telah memulai rangkaian safari politiknya dengan berkeliling ke berbagai daerah di Tanah Air sejak beberapa hari yang lalu. Pergerakan Jokowi ini sontak
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, telah memulai rangkaian safari politiknya dengan berkeliling ke berbagai daerah di Tanah Air sejak beberapa hari yang lalu. Pergerakan Jokowi ini sontak menjadi sorotan publik dan memunculkan beragam spekulasi politik, meskipun Pemilihan Umum (Pemilu) berikutnya masih tergolong jauh. Di tengah hangatnya perbincangan mengenai langkah mantan Presiden tersebut, Partai Gerindra memberikan respons resmi melalui juru bicaranya.
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan bahwa saat ini partainya tidak sedang memikirkan konstelasi politik jangka panjang semata. Ia menekankan bahwa fokus utama Gerindra adalah mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan Ketua Umum partai tersebut. Menurutnya, seluruh energi partai berlambang burung garuda itu sedang dicurahkan untuk memastikan agenda-agenda prioritas nasional berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat.
Fokus pada Agenda Prioritas Presiden
Bahtra memberikan pernyataan tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (1/7/2026). Ia secara gamblang menjelaskan posisi partainya yang kini berada dalam pusat kekuasaan.
"Concern Gerindra sampai sejauh ini, ya tentu kini ketua umum kami adalah juga presiden, jadi concern kami adalah bagaimana mengawal agenda program prioritas Presiden Prabowo. Dan tentu kita juga karena pemilu masih lama, kita concern dulu lah bekerja untuk rakyat,"
Pernyataan ini secara implisit menepis anggapan bahwa safari politik Jokowi yang notabene berasal dari partai yang berbeda akan mengganggu soliditas internal koalisi pemerintahan. Gerindra, sebagai partai pengusung utama presiden, memilih untuk menunjukkan sikap tenang dan tetap berorientasi pada kinerja pemerintahan. Bahtra menilai bahwa waktu menuju Pemilu 2029 masih sangat panjang, sehingga akan sangat prematur jika terlalu sibuk mengurus manuver politik dibandingkan menunaikan janji-janji kampanye yang telah diamanatkan rakyat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, safari Jokowi dinilai oleh sejumlah pengamat sebagai upaya untuk menjaga pengaruh politiknya pasca-lengser. Namun, kalangan Gerindra secara internal memilih untuk tidak memperbesar isu tersebut. Mereka ingin membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, roda pemerintahan berjalan stabil tanpa terganggu oleh dinamika tokoh-tokoh senior di luar kabinet.
Sementara itu, hubungan personal antara Prabowo dan Jokowi belakangan ini juga kembali terlihat hangat di mata publik. Keduanya beberapa kali menunjukkan gestur saling menghormati dalam pertemuan kenegaraan, seperti yang terbaru terlihat dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Momen saling hormat tersebut seakan menjadi simbol bahwa di permukaan, hubungan politik keduanya tetap terjalin dengan baik. Gerindra sendiri menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati para mantan presiden, namun untuk urusan eksekusi kebijakan, komando penuh berada di tangan Presiden Prabowo.
Comments (0)