Helmi Hasan: Profil dan Kinerja Gubernur Bengkulu

Helmi Hasan: Profil dan Kinerja Gubernur Bengkulu

Jul 11, 2026 - 07:55
Updated: 4 hours ago
0 0
Helmi Hasan: Profil dan Kinerja Gubernur Bengkulu

Profil Singkat

Helmi Hasan adalah Gubernur Bengkulu periode 2025–2030, dilantik pada 20 Februari 2025. Lahir di Lampung pada 19 November 1978, ia merupakan adik kandung Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) dan mantan Menteri Perdagangan RI. Helmi menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan meraih gelar magister dari Universitas Indonesia. Latar belakang keluarga politiknya kerap menjadi sorotan dalam perjalanan kariernya.

Karier dan Riwayat Jabatan

Sebelum menjabat Gubernur, Helmi Hasan memulai karier politik sebagai Wakil Wali Kota Bengkulu dua periode (2013–2018), mendampingi Wali Kota Helmi Yunus. Pada 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR-RI dari fraksi PAN untuk daerah pemilihan Bengkulu. Di parlemen, ia duduk di Komisi VII yang membidangi energi dan sumber daya mineral. Pemilihan Gubernur Bengkulu 2024 menjadi titik kulminasi, di mana pasangan Helmi Hasan–Mian (mantan Bupati Bengkulu Utara) memenangkan kontestasi dengan dukungan koalisi besar termasuk PAN, Golkar, dan Gerindra.

Kinerja dan Program Unggulan

Selama kampanye, Helmi Hasan gencar mempromosikan janji transformasi ekonomi Bengkulu. Salah satu janjinya:

“Kami akan menurunkan angka kemiskinan Bengkulu menjadi di bawah 10 persen dalam lima tahun dengan membuka 50 ribu lapangan kerja baru melalui investasi sektor pertanian dan pariwisata.”

Setelah setahun pertama masa jabatan (2025–2026), sejumlah program telah direalisasikan:

  • Infrastruktur Jalan: Pemerintah Provinsi Bengkulu mengklaim telah memperbaiki 217 kilometer jalan provinsi yang sebelumnya rusak berat, meskipun data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) per akhir 2025 menunjukkan 34% dari total jalan provinsi masih dalam kondisi kurang mantap.
  • Penurunan Kemiskinan: Merujuk laporan BPS Provinsi Bengkulu September 2025, persentase penduduk miskin tercatat 13,71%, turun tipis dari 14,02% pada Maret 2024. Penurunan sebesar 0,31 poin ini masih jauh dari target ambisius di bawah 10%.
  • Peningkatan Investasi: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp8,2 triliun, melampaui target Rp7,5 triliun. Namun, serapan tenaga kerja baru yang dihasilkan baru sekitar 12.000 orang, sebagian besar di sektor perkebunan sawit.
  • Program Kesehatan: Layanan rawat inap gratis bagi warga miskin mulai dijalankan melalui penguatan Jamkesda, tetapi ditemukan keluhan warga tentang lambatnya klaim di beberapa rumah sakit daerah.

Tantangan dan Harapan

Pengelolaan anggaran menjadi isu kritis. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2025 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, namun pendapatan asli daerah (PAD) hanya berkontribusi 12% dari total pendapatan, menyisakan ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat. Sorotan juga muncul dari kalangan DPRD terkait lambatnya realisasi belanja modal di triwulan pertama 2026, yang baru mencapai 18% dari pagu.

Isu nepotisme sempat mencuat ketika Helmi menunjuk sejumlah kader PAN sebagai kepala dinas, meskipun ia membantah adanya intervensi partai. Masyarakat sipil mengingatkan agar meritokrasi tetap dijaga. Di sisi lain, harapan terhadap kepemimpinannya masih besar, terutama dari sektor pertanian dan pariwisata yang diandalkan sebagai mesin penggerak ekonomi daerah. Tahun kedua pemerintahan Helmi Hasan akan diuji oleh kemampuan merealisasikan janji

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User