Cerita Dito Ariotedjo Turunkan Berat Badan 40 Kg dengan Diet Ketat Pasca Tak Lagi Jabat Menpora
Jakarta — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo tampil dengan penampilan yang jauh berbeda saat memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ja
Jakarta — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo tampil dengan penampilan yang jauh berbeda saat memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026). Dito yang sebelumnya dikenal dengan tubuh berisi, kini terlihat lebih langsing dan segar. Ia mengungkapkan bahwa dirinya berhasil menurunkan berat badan hingga 40 kilogram setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri.
Kepada awak media, Dito menceritakan rahasia di balik transformasi fisiknya yang drastis. Ia mengaku kembali ke pola hidup disiplin yang pernah dijalaninya di masa lalu, khususnya dengan membatasi asupan kalori secara ketat.
“Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin maksimal 800-1.000 kalori per hari,” kata Dito di lobi gedung KPK.
Diet rendah kalori seperti yang diterapkan Dito tergolong sangat ketat. Umumnya, pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori per hari untuk menjaga berat badan, sehingga pembatasan hingga di bawah 1.000 kalori hanya disarankan di bawah pengawasan ahli gizi. Namun, hasilnya terlihat nyata pada diri Dito. Penurunan 40 kilogram bukanlah pencapaian yang mudah dan memerlukan konsistensi tinggi selama berbulan-bulan.
Mantan Menpora itu tidak merinci berapa lama waktu yang dibutuhkannya untuk mencapai berat badan idealnya saat ini maupun olahraga yang menemaninya. Kendati demikian, transformasi ini langsung mencuri perhatian di tengah agenda pemeriksaannya di KPK.
Kehadiran Dito di KPK berkaitan dengan kasus yang tengah diusut oleh lembaga antirasuah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, ia dimintai keterangan selama kurang lebih empat jam dan dicecar pertanyaan seputar dua tersangka dari pihak swasta dalam kasus haji. Meski tengah berurusan dengan hukum, Dito tetap tenang dan sempat meladeni pertanyaan wartawan soal perubahan gaya hidupnya.
Fenomena perubahan drastis penampilan pejabat publik pasca tak lagi bertugas memang kerap menjadi sorotan. Banyak yang mengaitkannya dengan berkurangnya tingkat stres dan tekanan pekerjaan, sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada kesehatan pribadi, termasuk mengatur pola makan dan berolahraga.
Belum ada pernyataan lebih lanjut dari Dito mengenai langkah selanjutnya, baik menyangkut kasus yang menjeratnya maupun detail diet yang dijalaninya. Namun, kisahnya bisa menjadi inspirasi bahwa perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat dapat dimulai kapan saja, meskipun di tengah situasi yang penuh tekanan.
Comments (0)