Upaya Brigpol Kamaludin Ubah 'Kaum Rebahan' di NTB Jadi Punya Penghasilan

Lurusin.com – Di tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit masyarakat pedesaan saat pandemi, seorang polisi dari Polsek Taliwang, Sumbawa Barat, justru tampil menjadi motor perubahan. Brigpol Kam

Jul 07, 2026 - 22:59
0 0
Upaya Brigpol Kamaludin Ubah 'Kaum Rebahan' di NTB Jadi Punya Penghasilan

Lurusin.com – Di tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit masyarakat pedesaan saat pandemi, seorang polisi dari Polsek Taliwang, Sumbawa Barat, justru tampil menjadi motor perubahan. Brigpol Kamaludin, selaku Bhabinkamtibmas Desa Sermong, tidak hanya menjalankan tugas rutinnya menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menginisiasi gerakan pemberdayaan warga yang dulunya lebih banyak menghabiskan waktu tanpa kegiatan produktif—kerap dijuluki "kaum rebahan"—kini beralih menjadi peternak dan petani yang mandiri secara ekonomi.

Melihat Peluang di Tengah Krisis

Sejak tahun 2021, ketika pandemi COVID-19 masih memukul keras sendi-sendi ekonomi, Kamaludin menyadari ada yang harus dilakukan. Bukan sekadar imbauan atau bantuan sesaat, ia merancang program berkelanjutan yang menyasar langsung pada kebiasaan dan keterampilan warga. Dengan pendekatan persuasif khas Bhabinkamtibmas, ia perlahan mengajak para pemuda dan kepala keluarga yang terbiasa bermalas-malasan untuk kembali menggali potensi lokal: beternak dan bertani.

"Pada saat saya menjadi Bhabinkamtibmas itu masih suasana pandemi COVID-19, dari situ melihat bahwa ekonomi masyarakat itu menurun. Saya tidak bisa hanya diam. Harus ada gerakan nyata agar warga tidak terus terpuruk," ujar Kamaludin seperti dikutip media kami dalam sesi wawancara kandidat Hoegeng Awards 2026.

Program Ternak dan Tani Terpadu

Langkah awal Kamaludin adalah memetakan kebutuhan dan minat warga. Ia membentuk kelompok tani dan peternak kecil yang diisi oleh warga yang sebelumnya minim aktivitas. Dengan memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan rumah, mereka mulai membudidayakan sayuran cepat panen seperti kangkung dan bayam, serta beternak ayam kampung dan kambing. Brigpol Kamaludin bahkan merangkap sebagai fasilitator yang mencarikan bibit, pupuk, hingga akses pasar bagi hasil produksi mereka.

Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa bulan. Pendapatan warga yang semula nyaris nol, perlahan bertambah dari penjualan hasil tani dan ternak. Salah satu warga, Rahman (34), mengaku awalnya skeptis. “Pak Kamal bukan cuma kasih saran, tapi ikut turun tangan. Sekarang saya bisa jual telur setiap minggu, lumayan buat beli susu anak,” tuturnya kepada Lurusin.com.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Perubahan signifikan tidak hanya terjadi pada aspek ekonomi. Status "kaum rebahan" perlahan luntur berganti menjadi warga yang lebih produktif dan percaya diri. Kamaludin juga menyelipkan pesan kamtibmas dalam setiap pertemuan kelompok, sehingga korelasi antara kesejahteraan dan keamanan lingkungan semakin kuat. Tingkat kenakalan remaja dan pencurian kecil di desa itu pun dilaporkan menurun.

Atas dedikasinya tersebut, Brigpol Kamaludin kini masuk dalam tiga besar kandidat Hoegeng Awards 2026 untuk kategori Polisi Berdedikasi. Penghargaan ini semakin menegaskan bahwa peran polisi di garda depan masyarakat bisa melampaui urusan kriminalitas—yakni menjadi agen perubahan sosial yang memberdayakan.

Kini, Desa Sermong menjadi salah satu contoh sukses peran Bhabinkamtibmas dalam transformasi ekonomi lokal. Kamaludin berharap model pemberdayaan ini dapat direplikasi di desa-desa lain. “Saya hanya ingin warga kami hidup lebih sejahtera, tidak lagi rebahan tanpa penghasilan. Kalau mereka sejahtera, wilayah kami pun aman,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User