Telkomsel Gelar Kompetisi Video 5G, Hadiah Puluhan Juta Rupiah

BANDUNG — Telkomsel Area Jabotabek Jabar resmi meluncurkan Telkomsel 5G Video Competition, kompetisi kreasi video nasional yang memperebutkan total hadiah

Jul 08, 2026 - 17:51
0 0

BANDUNG — Telkomsel Area Jabotabek Jabar resmi meluncurkan Telkomsel 5G Video Competition, kompetisi kreasi video nasional yang memperebutkan total hadiah berupa perangkat flagship seperti Xiaomi 15T Pro, Galaxy Tab S10 Lite 5G, dan modem Orbit 5G Z2. Kompetisi ini membuka ruang bagi masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa untuk menuangkan perspektif personal tentang kehidupan urban Jakarta melalui medium video berdurasi 30 hingga 90 detik.

Periode pendaftaran dan unggah karya berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 7 Agustus 2026. Seluruh mekanisme partisipasi dilakukan secara digital melalui portal tsel.id/Kompetisi5GTsel, sebuah pendekatan yang menegaskan integrasi penuh lomba ini dengan ekosistem konektivitas yang diusung.

Anatomi Kompetisi: Tema, Subtema, dan Cakupan Peserta

Kompetisi ini mengusung tema sentral “Dekatnya Nyata Pintarnya Terasa!” dengan fokus naratif bertajuk “Jakarta di Mata Mereka.” Telkomsel memosisikan Jakarta bukan sekadar latar geografis, melainkan sebagai ruang ekspresi multidimensi: pusat bisnis, persilangan budaya, dan panggung gaya hidup urban yang sarat kontradiksi visual. Peserta diminta menangkap dan menginterpretasikan ulang kota ini melalui sudut pandang personal.

Tiga subtema resmi disediakan untuk mengarahkan eksplorasi kreatif peserta. Pertama, “Eksplore Tempat Ikonik Jakarta dengan Telkomsel 5G” — mengajak peserta mendokumentasikan landmark seperti Monas, Kota Tua, atau Bundaran HI dengan sentuhan visual yang memanfaatkan kecepatan jaringan 5G. Kedua, “Mobilitas Tanpa Batas dengan Telkomsel 5G” — berfokus pada pengalaman digital mulus saat menggunakan transportasi publik seperti MRT, KRL, dan Transjakarta. Ketiga, “Lebih Stand Out di Jakarta dengan Telkomsel 5G” — menyoroti keseruan acara-acara kota seperti Jakarta Fashion Week, festival musik, dan event publik lain yang menjadi lebih imersif berkat konektivitas tinggi.

SubtemaFokus NaratifLokasi Target
Eksplore Tempat IkonikDokumentasi landmark dengan sentuhan 5GMonas, Kota Tua, Bundaran HI
Mobilitas Tanpa BatasAktivitas digital saat berpindahMRT, KRL, Transjakarta
Lebih Stand OutImersi acara urban via 5GJFK, festival, event publik

Gaya Produksi dan Penggunaan AI: Kebijakan Terbuka

Panitia tidak membatasi gaya produksi video. Format yang diterima mencakup vlog, sinematik, dan dokumenter pendek — selama durasi karya berada dalam rentang 30–90 detik. Setiap unggahan wajib disertai caption berisi cerita singkat serta dua tagar resmi: #Tsel5Gvideocompetition dan #Tsel5Garea2.

Salah satu diferensiator utama kompetisi ini adalah izin eksplisit penggunaan tools kecerdasan buatan (AI). Peserta diperbolehkan — bahkan didorong — memanfaatkan teknologi seperti text-to-video, animasi berbasis AI, dan suara sintetis untuk memperkuat kualitas storytelling dan visual. “Ini adalah langkah progresif yang mengakui bahwa lanskap produksi konten telah bergeser. AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan mitra kreatif yang sah dalam pipeline produksi,” ujar satu pengamat industri kreatif digital yang enggan disebutkan namanya. Kebijakan ini juga menurunkan hambatan teknis bagi peserta pemula yang tidak memiliki akses ke peralatan produksi profesional.

Struktur Hadiah dan Signifikansi Ekosistem 5G

Paket hadiah dikurasi dengan presisi untuk memperkuat adopsi perangkat yang mendukung jaringan 5G. Xiaomi 15T Pro dan Galaxy Tab S10 Lite 5G merupakan perangkat mutakhir dengan modem 5G terintegrasi, sementara Orbit 5G Z2 adalah modem rumah berbasis jaringan tetap nirkabel generasi kelima. Tidak ada hadiah uang tunai yang diumumkan — seluruhnya berbentuk perangkat keras, menandakan strategi Telkomsel untuk menumbuhkan basis pengguna perangkat 5G di wilayah Jabotabek Jabar. Data internal operator menunjukkan bahwa penetrasi perangkat berkemampuan 5G di area ini masih berada di kisaran di bawah 40% dari total basis pelanggan, sehingga kompetisi semacam ini berfungsi ganda sebagai katalis adopsi.

Kompetisi ini juga menjadi sinyal kesiapan infrastruktur: Telkomsel mengklaim cakupan 5G di Jakarta telah menjangkau lebih dari 90% wilayah urban, mencakup seluruh titik yang disebut dalam subtema lomba. Klaim ini sejalan dengan data Kementerian Kominfo per kuartal I 2026 yang mencatat Jakarta sebagai salah satu dari tiga kota dengan densitas BTS 5G tertinggi nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User