SIG Komitmen Pasok Bahan Baku untuk Program 3 Juta Rumah
JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menegaskan kembali dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah dalam pembangunan 3 juta hunian. L
JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menegaskan kembali dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah dalam pembangunan 3 juta hunian. Langkah ini merupakan bagian dari penugasan BUMN untuk menjamin ketersediaan semen nasional pada proyek infrastruktur perumahan rakyat.
Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Direktur Utama SIG, Donny Arsal, memaparkan kapasitas produksi terpasang perseroan yang mencapai 53,8 juta ton per tahun. Dari total kapasitas tersebut, SIG mengalokasikan pasokan khusus untuk memenuhi kebutuhan program 3 juta rumah melalui skema harga khusus yang terkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Data Kementerian PUPR per kuartal I/2026 menunjukkan realisasi pembangunan rumah telah mencapai 874.000 unit, dengan serapan semen dari BUMN mencapai 4,2 juta ton. SIG menyuplai 62% dari total kebutuhan tersebut.
"SIG sebagai BUMN strategis sektor bahan bangunan memiliki mandat untuk menjamin ketersediaan semen pada harga yang wajar. Kami menyiapkan jalur distribusi khusus yang memotong rantai pasok hingga dua tingkat, sehingga harga di titik proyek bisa lebih efisien 15-18% dibanding harga pasar retail,"
demikian pernyataan tertulis Donny Arsal yang dikutip dari laman resmi perseroan, Selasa (12/8).
Lima Pilar Dukungan SIG
Komitmen perseroan diwujudkan melalui lima pilar dukungan terukur:
- Jaminan volume pasok: 8,5 juta ton semen dialokasikan untuk program 3 juta rumah sepanjang 2025-2029, dengan mekanisme penyesuaian kuota tahunan berdasarkan progres pembangunan.
- Skema harga terkoordinasi: Penetapan harga acuan bersama Kementerian PUPR dan Kementerian BUMN, menghilangkan spekulasi harga di lapangan.
- Jalur distribusi khusus: Penggunaan 142 gudang penyangga (buffer stock) milik SIG di seluruh Indonesia untuk memotong biaya logistik dan memastikan ketepatan waktu pengiriman.
- Dukungan teknis: Penyediaan tenaga ahli untuk pendampingan teknis proyek, menjamin kualitas konstruksi sesuai SNI.
- Produk khusus rumah rakyat: Produksi semen curah dan semen kantong ekonomis dengan spesifikasi sesuai standar rumah sederhana sehat (RSH).
Dampak pada Industri dan Harga
Analisis dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mengindikasikan bahwa penugasan ini turut menstabilkan harga semen di pasar nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan indeks harga semen pada Juli 2026 mencatat inflasi tahunan hanya 1,8%, terendah dalam lima tahun terakhir, meski volume produksi nasional meningkat 7,3% year-on-year.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, menyatakan bahwa kolaborasi dengan BUMN menjadi kunci akselerasi program.
"Tanpa jaminan pasokan bahan baku dari BUMN seperti SIG, target 3 juta rumah akan sulit tercapai. Koordinasi ini memungkinkan kami mematok target penyelesaian 1,2 juta unit pada akhir 2026,"
ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (11/8).
Riwayat Penugasan BUMN untuk Perumahan
Ini bukan pertama kalinya SIG mendapat penugasan perumahan. Pada program Sejuta Rumah era 2015-2019, perseroan menyuplai lebih dari 7,1 juta ton semen untuk 890.000 unit rumah. Perbedaan utama program 3 juta rumah adalah cakupan yang lebih luas — mencakup pembangunan rumah di kawasan perkotaan, pedesaan, dan wilayah tertinggal — serta integrasi dengan skema pembiayaan perumahan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Dengan fundamental keuangan yang sehat (laba bersih Rp 2,43 triliun pada semester I/2026, naik 15,7% yoy), SIG dinilai mampu menjalankan penugasan ini tanpa mengorbankan kinerja perseroan secara keseluruhan. Analis dari Mandiri Sekuritas memproyeksikan volume penjualan semen SIG ke program pemerintah akan berkontribusi 18-22% terhadap total pendapatan perseroan pada 2026.
Comments (0)