Presiden Jokowi Tutup Perdagangan Saham 2018 di BEI

JAKARTA — Aktivitas di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 28 Desember 2018, berlangsung dalam nuansa yang berbeda. Tiupan terompet tidak hanya m

Jul 08, 2026 - 16:47
0 0
Presiden Jokowi Tutup Perdagangan Saham 2018 di BEI
JAKARTA — Aktivitas di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 28 Desember 2018, berlangsung dalam nuansa yang berbeda. Tiupan terompet tidak hanya menandai euforia akhir tahun, tetapi juga menjadi simbol ditutupnya secara resmi perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk tahun 2018 oleh Presiden Joko Widodo.

Rangkaian Acara Penutupan di BEI

Rangkaian kegiatan penutupan bursa dimulai sejak sesi perdagangan pagi hari dan mencapai puncaknya pada seremoni sore hari yang dihadiri oleh kepala negara. Berikut kronologis peristiwa sebagaimana terekam dalam agenda resmi BEI dan laporan media yang hadir di lokasi:

  1. Sesi Perdagangan Terakhir (Pagi hingga Siang): Karyawan dan para pelaku pasar memantau dengan saksama pergerakan IHSG. Tidak ada volatilitas signifikan yang tercatat pada hari terakhir ini, sesuai dengan pola historis perdagangan akhir tahun yang cenderung sepi.
  2. Kedatangan Presiden Joko Widodo: Presiden tiba di Gedung BEI, kawasan Sudirman, Jakarta, dan disambut oleh jajaran direksi bursa serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kehadirannya ini merupakan bagian dari tradisi seremoni penutupan tahunan.
  3. Seremoni Penutupan Perdagangan: Tepat pada pukul 16.00 WIB, Presiden Joko Widodo menekan tombol sirene yang secara resmi menutup seluruh aktivitas perdagangan saham di BEI untuk tahun 2018, diiringi oleh bunyi terompet panjang yang menggema di seluruh ruang utama.
  4. Wawancara dan Paparan Kinerja: Seusai seremoni, Presiden bersama otoritas bursa memberikan keterangan kepada media mengenai kinerja pasar modal Indonesia sepanjang 2018, termasuk apresiasi terhadap ketahanan IHSG di tengah tekanan ekonomi global.

Kinerja IHSG Sepanjang 2018

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup pada posisi 6.194,49 di hari perdagangan terakhir, turun tipis sebesar 5,70 poin atau minus 0,09% dari level penutupan sebelumnya. Sepanjang tahun 2018, IHSG mengalami koreksi sebesar 2,54% secara tahun kalender (year-to-date). Pencapaian ini menjadikan IHSG sebagai salah satu indeks yang cukup defensif dibandingkan dengan beberapa bursa kawasan yang mencatat pelemahan lebih dalam.

Total kapitalisasi pasar pada akhir 2018 tercatat lebih dari Rp7.200 triliun, dengan rata-rata volume transaksi harian yang tetap terjaga di tengah sentimen kenaikan suku bunga global dan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Makna Tiupan Terompet: Bukan Sekadar Simbol

Penggunaan terompet dalam seremoni ini bukanlah insidental. Berbeda dari sirene elektronik yang lazim digunakan untuk membuka dan menutup perdagangan harian, tiupan terompet fisik pada momen spesial menjadi representasi dari semangat optimisme sekaligus penanda transisi menuju tahun bursa yang baru. Karyawan BEI yang bertugas memantau pergerakan indeks sepanjang hari itu menyaksikan langsung bagaimana bunyi terompet panjang menandai berakhirnya mesin perdagangan selama setahun penuh. Momen ini menjadi penanda definitif bahwa seluruh order telah final dan tidak akan ada lagi transaksi hingga perdagangan dibuka kembali pada awal Januari 2019.

Pernyataan Otoritas dan Arah Kebijakan

Dalam pidato singkatnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi terhadap stabilitas sektor jasa keuangan dan menekankan pentingnya pendalaman pasar modal sebagai alternatif pendanaan bagi dunia usaha. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI secara paralel menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program edukasi dan inklusi pasar modal pada tahun mendatang, termasuk simplifikasi prosedur pencatatan saham bagi perusahaan rintisan (startup).

Penutupan IHSG 2018 ini tidak hanya menjadi rekaman statistik, tetapi juga momen simbolis yang menghubungkan evaluasi ekonomi setahun ke belakang dengan proyeksi tahun yang akan datang. Tiupan terompet yang mengakhiri segalanya di lantai bursa menegaskan satu hal: pasar telah berhenti, tetapi pekerjaan rumah untuk tahun depan baru saja dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User