Satgas PRR Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Penyediaan Huntap
Lurusin.com, Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penyediaan lahan hun
Lurusin.com, Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penyediaan lahan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana. Salah satu fokus utama adalah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, di mana penyediaan lahan dari kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan menjadi prioritas agar pembangunan dapat segera dimulai.
Rapat Koordinasi Daring Bahas Solusi Lahan
Dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring pada Kamis (25/6/2026), Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Satgas PRR membahas tindak lanjut penyediaan lahan huntap beserta kendala di lapangan. Wakil Kepala II Pos Komando Data Satgas PRR, Kolonel Tamimi Hendra Kesuma, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini memprioritaskan dua lokasi untuk mendukung target pembangunan 2.212 unit huntap yang direncanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun ini.
“Proses penyediaan lahan masih memerlukan penyelarasan dengan berbagai pihak, termasuk pemilik HGU dan instansi terkait. Kami berharap koordinasi ini bisa mempercepat realisasi huntap bagi penyintas,” ujar Kolonel Tamimi, dikutip dari laporan tim lapangan Lurusin.com.
Meski demikian, sejumlah kendala teknis dan administratif masih harus diatasi, termasuk penyesuaian tata ruang, pelepasan kawasan HGU, dan pendataan calon penerima huntap. Satgas PRR berkomitmen untuk terus mendorong komunikasi intensif antara pemerintah pusat, daerah, dan kementerian teknis guna memastikan penyintas bencana segera menempati hunian yang layak dan aman.
Upaya percepatan ini merupakan bagian dari mandat Pemulihan Pascabencana Sumatera yang menargetkan ribuan unit huntap di beberapa kabupaten/kota. Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan target pembangunan dapat terpenuhi sebelum akhir tahun.
Comments (0)