Pramono Anung Resmi Canangkan Jembatan 'Donat' Dukuh Atas, Target Rampung Sebelum 2028

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mencanangkan pembangunan pedestrian deck yang lebih akrab disebut jembatan 'donat' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Proyek infrastruktur ikonik in

Jul 06, 2026 - 14:16
0 0
Pramono Anung Resmi Canangkan Jembatan 'Donat' Dukuh Atas, Target Rampung Sebelum 2028

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mencanangkan pembangunan pedestrian deck yang lebih akrab disebut jembatan 'donat' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Proyek infrastruktur ikonik ini diproyeksikan menjadi simpul integrasi transportasi publik paling modern di ibu kota, dengan target penyelesaian paling lambat pada tahun 2028. Pencanangan dilakukan langsung oleh Pramono di lokasi Dukuh Atas pada Minggu (21/6/2026), menandai dimulainya transformasi kawasan yang selama ini dikenal sebagai titik pertemuan berbagai moda transportasi massal.

Mengintegrasikan Enam Moda Transportasi Sekaligus

Pramono menjelaskan bahwa jembatan 'donat' dirancang untuk menyambungkan enam moda transportasi berbeda dalam satu kawasan terpadu. Keenam moda tersebut meliputi MRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, kereta bandara, KRL Commuter Line (KCI), hingga fasilitas pejalan kaki. Dengan adanya jembatan ini, warga yang hendak berganti moda transportasi tidak perlu lagi berjalan jauh atau berpindah-pindah lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan, terutama saat jam sibuk.

"Selesainya kapan? Paling lama tahun depan bulan Juni, 22 Juni tahun depan, 500 tahun Jakarta sudah harus selesai," ujar Pramono kepada awak media di lokasi, merujuk pada momentum perayaan setengah milenium usia Jakarta. Namun setelah melalui proses tawar-menawar perencanaan, target realistis mundur ke tahun 2028 agar kualitas konstruksi tetap terjaga. "Tapi intinya, mudah-mudahan nanti udah kelihatan banget lah bentuknya," tambahnya dalam laporan yang diterima media kami.

Menjawab Kebutuhan Mobilitas Warganya

Kawasan Dukuh Atas selama ini menjadi salah satu episentrum pergerakan komuter di Jakarta, dengan ribuan orang melintas setiap hari. Kehadiran jembatan 'donat' akan menjadi solusi atas tantangan konektivitas yang kerap dikeluhkan pengguna transportasi publik. Desainnya yang melingkar menyerupai donat bukan hanya berfungsi sebagai jembatan penghubung, melainkan juga ruang publik yang akan dilengkapi area komersial dan fasilitas pejalan kaki yang ramah disabilitas.

Proyek ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat sistem transportasi massal terintegrasi, sekaligus menyambut Jakarta sebagai kota global pasca-pemindahan ibu kota negara. Meski target penyelesaian mundur dari ekspektasi awal, jembatan ini diyakini akan menjadi landmark baru yang membanggakan warga Jakarta maupun pengunjung dari luar daerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User