Produksi Padi Jateng Diproyeksi Capai 6,69 Juta Ton per Juli 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan optimisme tinggi dalam mendukung pencapaian target produksi padi nasional. Hingga periode Januari-Juli 2026, produksi gabah kering giling (GKG) di wilayah

Jul 08, 2026 - 05:41
0 0
Produksi Padi Jateng Diproyeksi Capai 6,69 Juta Ton per Juli 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan optimisme tinggi dalam mendukung pencapaian target produksi padi nasional. Hingga periode Januari-Juli 2026, produksi gabah kering giling (GKG) di wilayah ini diproyeksikan mampu menembus angka 6,69 juta ton. Angka tersebut setara dengan 63,43 persen dari target produksi padi Jawa Tengah untuk sepanjang tahun 2026 yang dipatok sebesar 10,5 juta ton, sejalan dengan target nasional yang telah ditetapkan.

Keyakinan terhadap capaian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam kegiatan Panen Raya Padi yang berlangsung di Desa Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Dalam kesempatan tersebut, Luthfi tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga turun langsung ke lahan sawah untuk melakukan proses panen menggunakan mesin combine harvester modern.

"Kami terus berupaya menggenjot produktivitas di seluruh sentra padi Jawa Tengah. Angka 6,69 juta ton per Juli ini menjadi pertanda baik bahwa target produksi kami realistis dan bisa tercapai," ujar Luthfi di sela-sela kegiatan panen.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kunjungan kerja gubernur tersebut tidak hanya berfokus pada seremoni panen. Luthfi terlihat melakukan peninjauan mendetail terhadap proses pengolahan lahan pasca panen. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan angka kehilangan hasil (losses) yang kerap terjadi pada fase pascapanen tradisional. Gubernur juga menggelar dialog interaktif dengan para petani dan sejumlah pemangku kepentingan di sektor pertanian untuk mendengarkan kendala di lapangan secara langsung.

Dengan masih tersisanya waktu produksi hingga akhir tahun 2026, Pemprov Jawa Tengah optimistis dapat menutup sisa target sebesar 36,57 persen. Berbagai strategi percepatan tanam dan perluasan areal tanam baru terus didorong untuk memastikan stok pangan nasional tetap terjaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User