Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus di Lombok Barat

Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak lima bendungan strategis dari Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7

Jul 12, 2026 - 04:41
0 0
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Sekaligus di Lombok Barat

Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak lima bendungan strategis dari Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7/2026). Upacara peresmian yang digelar secara hibrida ini menjadi simbol akselerasi infrastruktur sumber daya air di era pemerintahannya, menghubungkan satu titik di NTB dengan empat bendungan lain di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Dengan penekanan tombol sirine, Prabowo menandai beroperasinya penuh kelima bendungan yang telah menelan total investasi lebih dari Rp14 triliun.

Di lokasi utama, hadir Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pertanian, serta para gubernur dari berbagai provinsi yang terhubung virtual. Prabowo tiba pukul 09.30 WITA didampingi sejumlah pejabat dan langsung meninjau ruang kendali pintu air Bendungan Meninting, bendungan multifungsi yang akan mengairi 1.560 hektare sawah di Lombok Barat dan sekitarnya.

Lima Bendungan Penyokong Ketahanan Pangan

Bendungan yang diresmikan meliputi: Bendungan Meninting (NTB) dengan kapasitas 15 juta meter kubik, Bendungan Karian (Banten) berkapasitas 314 juta meter kubik yang menjadi penyedia air baku DKI Jakarta kedua setelah Karian Hulu, Bendungan Ciawi dan Sukamahi (Jawa Barat) yang dirancang sebagai bendungan kering untuk pengendalian banjir Jabodetabek, serta Bendungan Ladongi (Sulawesi Tenggara) dengan volume tampung 45 juta meter kubik yang menyokong irigasi 3.600 hektare dan air baku bagi kawasan industri pertambangan di Kolaka.

Prabowo menyebut proyek ini sebagai kunci menuju swasembada pangan yang telah dicanangkannya sejak awal masa jabatan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan optimisme tinggi:

“Dengan lima bendungan ini kita tidak hanya menambah luas tanam dan indeks pertanaman, tapi juga menjamin ketersediaan air baku untuk jutaan rumah tangga. Ini adalah fondasi kemandirian pangan yang kita cita-citakan.”

Penambahan kapasitas tampung air nasional melalui kelima bendungan mencapai 412 juta meter kubik, yang secara akumulatif akan memperkuat sistem irigasi bagi lebih dari 23.000 hektare lahan pertanian baru dan meningkatkan intensitas tanam di ribuan hektare lahan eksisting.

Kejar Target 60 Bendungan di 2028

Peresmian ini mempertegas target ambisius pemerintah yang ingin menyelesaikan 60 bendungan baru hingga akhir 2028. Menteri Pekerjaan Umum menjelaskan bahwa 42 bendungan telah rampung sejak 2015, dan 18 bendungan sisanya akan diselesaikan secara bertahap. “Kami optimistis pada 2027 akan ada enam bendungan lagi yang bisa diresmikan, termasuk Bendungan Jragung di Jawa Tengah dan Bendungan Bener di Jawa Tengah yang progresnya sudah di atas 85 persen,” ujarnya.

Dari sisi manfaat langsung, Bendungan Meninting di NTB diharapkan menjadi motor penggerak pertanian hortikultura dan padi di wilayah selatan Lombok. Sementara itu, Bendungan Karian akan menjadi tulang punggung pasokan air baku bagi 6,2 juta penduduk di Tangerang Raya dan Jakarta Barat, mengurangi ketergantungan pada air tanah yang kian kritis.

Pemerintah juga menyoroti aspek pengelolaan berkelanjutan. Seluruh bendungan dilengkapi dengan sistem early warning dan ruang operasi berbasis digital, serta diserahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai setempat dengan skema pembiayaan operasional yang melibatkan pemerintah daerah. Prabowo menekankan agar pemerintah daerah menjaga daerah tangkapan air, mencegah sedimentasi, dan tidak mengalihfungsikan kawasan di sekitarnya menjadi permukiman tanpa perencanaan.

Meski demikian, sejumlah aktivis lingkungan mengingatkan pentingnya penilaian dampak secara berkala. Mereka menuntut transparansi terkait pengelolaan lingkungan dan relokasi warga yang terdampak proyek, terutama di sekitar Bendungan Ladongi yang sempat menimbulkan protes pada awal konstruksi. Kementerian PU berjanji akan tetap memantau dan memastikan tidak ada pelanggaran dalam tahap pascakonstruksi.

[SOCIAL_TWEET]: Prabowo resmikan lima bendungan serentak dari Lombok Barat! 🌊 Kapasitas total 412 juta m³, irigasi 23.000+ ha, fondasi swasembada pangan 2028. Melesatkan ketahanan air nasional. #Prabowo #Infrastruktur #KetahananPangan[SOCIAL_TG]: 🌊 *Prabowo Resmikan 5 Bendungan Serentak!* Total tampung 412 juta m³, irigasi puluhan ribu hektar, air baku Jakarta-Tangerang. Satu langkah besar menuju swasembada pangan 2028. Selengkapnya baca di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User