UPN Veteran Jakarta Kukuhkan Guru Besar Bidang Ortopedi

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) secara resmi mengukuhkan sosok baru sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran. Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS kini menyandang ja...

Jul 12, 2026 - 04:42
0 0
UPN Veteran Jakarta Kukuhkan Guru Besar Bidang Ortopedi

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) secara resmi mengukuhkan sosok baru sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran. Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS kini menyandang jabatan akademik tertinggi, memperkuat jajaran profesor di kampus yang dikenal dengan tradisi bela negara itu. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Kampus UPNVJ, dihadiri oleh pimpinan universitas, kolega, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai institusi kesehatan.

Perjalanan Panjang Seorang Akademisi Klinis

Pria kelahiran Jakarta itu menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan spesialisasi di bidang bedah ortopedi dan traumatologi di almamater yang sama. Ketertarikannya pada dunia manajemen pelayanan kesehatan membawanya meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS). Perpaduan keahlian klinis dan tata kelola ini membuat kariernya melesat tidak hanya di ruang operasi, tetapi juga di ranah pengembangan sistem kesehatan.

Rekognisi Global dan Spesialisasi

Predikat FICS (Fellow of the International College of Surgeons) yang melekat pada namanya bukan sekadar singkatan akademik. Ia menandakan bahwa Prof. Basuki telah melewati proses seleksi ketat dan diakui oleh komunitas ahli bedah internasional. Di tingkat nasional, ia aktif dalam Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI), kerap menjadi pembicara di forum ilmiah, serta membimbing rekan-rekan muda dalam pengembangan keterampilan bedah mutakhir.

Ortopedi Olahraga dan Trauma: Jejak Riset

Salah satu fokus penelitian yang ditekuni adalah penanganan cedera olahraga dan rekonstruksi sendi dengan teknik invasif minimal. Di laboratorium dan klinik, ia mendorong penggunaan teknologi navigasi dan pencitraan tiga dimensi untuk meningkatkan presisi pembedahan. Beberapa publikasi ilmiahnya telah dimuat di jurnal ortopedi bereputasi, membahas metode fiksasi internal pada fraktur kompleks hingga rehabilitasi pascaoperasi atlet.

Pidato Ilmiah: “Menuju Bedah Ortopedi Presisi di Era Digital”

Dalam orasi pengukuhan bertajuk “Menuju Bedah Ortopedi Presisi di Era Digital”, Prof. Basuki memaparkan visinya tentang masa depan ortopedi di Indonesia. Ia menekankan pentingnya integrasi artificial intelligence dalam perencanaan praoperasi, penggunaan implan yang disesuaikan lewat pencetakan tiga dimensi, dan pengembangan pusat rujukan trauma terpadu di setiap provinsi. Menurutnya, era one-size-fits-all dalam bedah ortopedi harus segera ditinggalkan, digantikan dengan pendekatan yang dipersonalisasi berdasarkan data biomekanika pasien.

Kepemimpinan di Bidang Manajemen Kesehatan

Selain pisau bedah, Prof. Basuki juga dikenal sebagai arsitek di balik layar. Pengalaman mengelola rumah sakit dan latar belakang MARS membuatnya terlibat dalam perumusan kebijakan mutu pelayanan, efisiensi operasional kamar bedah, serta tata kelola patient safety. Di UPNVJ, ia dipercaya memimpin Divisi Ortopedi sekaligus mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan kompetensi klinis dan manajerial bagi calon dokter.

Harapan Kampus dan Masa Depan

Rektor UPNVJ, dalam sambutannya, menyebut pengukuhan ini sebagai tonggak penting dalam peta jalan kampus menuju universitas riset kelas dunia di bidang pertahanan dan kesehatan. Dengan tambahan guru besar di FK, UPNVJ kini memiliki amunisi akademik untuk membuka program subspesialis ortopedi, menjalin kolaborasi dengan rumah sakit militer, serta memperkuat penelitian trauma akibat bencana dan konflik—sejalan dengan identitas kampus bela negara.

Prof. Basuki sendiri berkomitmen untuk menjadikan ortopedi sebagai ujung tombak diplomasi kesehatan Indonesia. “Ilmu bedah tidak hanya soal menyambung tulang, tetapi juga menyambung harapan pasien untuk kembali produktif,” ujarnya di penghujung acara. Dengan sederet prestasi dan rencana ambisius, kehadirannya di jajaran profesor UPNVJ diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan trauma di pelosok negeri, sekaligus mencetak generasi ahli bedah yang tangguh dan humanis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User