JAKARTA — Kabar duka datang dari jajaran Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Salah satu kadernya, Lie Suratno, yang lebih dikenal dengan nama pena Zeng Wei Jian, meninggal dunia pada hari ini, Minggu (21/6). Almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya berpulang.

Ucapan Duka dari Pimpinan Partai Kabar kepergian Lie Suratno dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI itu menyampaik

Jul 06, 2026 - 14:16
0 0
JAKARTA — Kabar duka datang dari jajaran Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Salah satu kadernya, Lie Suratno, yang lebih dikenal dengan nama pena Zeng Wei Jian, meninggal dunia pada hari ini, Minggu (21/6). Almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya berpulang.

Ucapan Duka dari Pimpinan Partai

Kabar kepergian Lie Suratno dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI itu menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya sang kolega.

"Iya benar, kami berduka cita mendalam. Nama asli Almarhum Lie Suratno, panggilan di keluarga Ken Ken, nama pena beliau Zeng Wei Jian," ujar Habiburokhman saat dihubungi tim Lurusin.com.

Identitas lengkap almarhum yang dirilis ke publik menegaskan sosok multitalenta yang dimilikinya. Selain aktif sebagai kader partai berlambang kepala garuda itu, Lie Suratno juga dikenal dalam lingkup keluarga dan kerabat dengan panggilan akrab Ken Ken. Sementara itu, nama pena Zeng Wei Jian melekat dalam kiprahnya di dunia literasi, di mana ia beberapa kali menelurkan karya tulis bernada reflektif dan kebangsaan.

Sosok yang Dicintai

Meski detail perjalanan penyakitnya belum diungkap secara resmi oleh pihak keluarga, informasi yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa almarhum telah menjalani masa perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sejumlah kolega dan simpatisan Gerindra pun terus memanjatkan doa selama masa kritis tersebut sebelum kabar duka akhirnya menyelimuti partai besutan Prabowo Subianto itu.

Habiburokhman turut menambahkan bahwa kepulangan Lie Suratno meninggalkan jejak persahabatan yang kuat di antara sesama kader. “Beliau adalah sahabat bagi banyak orang di partai, pribadi yang rendah hati, dan selalu menyisihkan energi untuk berbagi gagasan,” tuturnya mengenang. Meski tak menyebut secara spesifik posisi struktural almarhum di Gerindra, nada suara sang waketum merefleksikan kedekatan personal yang erat. Kehilangan ini pun menggema di grup-grup internal partai, di mana ucapan belasungkawa mulai mengalir sejak pagi tadi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berkonsentrasi pada proses pemulasaraan jenazah. Rencana lokasi persemayaman dan pemakaman diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa jam ke depan, setelah koordinasi internal rampung. Lurusin.com akan terus memantau perkembangan dan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User