Tidur Pulas Saat Kebakaran Rumah, Dua Remaja di Garut Ditemukan Tewas

Lurusin.com, Garut – Sebuah peristiwa kebakaran yang melanda rumah di Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (21/6/2026) dini hari mengakibatkan dua orang

Jul 06, 2026 - 14:16
0 0
Tidur Pulas Saat Kebakaran Rumah, Dua Remaja di Garut Ditemukan Tewas

Lurusin.com, Garut – Sebuah peristiwa kebakaran yang melanda rumah di Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (21/6/2026) dini hari mengakibatkan dua orang remaja tewas. Kedua korban, Raihan (15) dan Jaeni (18), diduga sedang tertidur pulas saat api mulai berkobar, sehingga tak sempat menyelamatkan diri.

Api Melahap Atap dan Lantai Atas

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, membenarkan tragedi tersebut saat dikonfirmasi media kami. Ia menjelaskan, api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar, menyelimuti atap serta bagian lantai atas rumah yang dihuni para korban. Material bangunan yang didominasi kayu membuat nyala api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Kobaran api terus menyelimuti atap dan bagian lantai atas rumah tersebut, sehingga dua orang korban meninggal dunia, tidak terselamatkan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Lurusin.com, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB. Warga yang terbangun karena suara gemeretak api langsung berhamburan keluar dan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Petugas pemadam kebakaran yang tiba sekitar 30 menit kemudian juga kesulitan menjinakkan si jago merah lantaran akses jalan menuju lokasi sempit dan ketersediaan air yang terbatas.

Satu Korban Selamat Alami Luka Bakar

Satu remaja lainnya, Rifaldi (18), berhasil meloloskan diri meski menderita luka bakar serius. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Banjarwangi untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih memantau perkembangan kondisinya dan memberikan perawatan lanjutan.

Pihak Disdamkar Garut masih menyelidiki penyebab pasti kemunculan api. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, mengingat instalasi kabel di rumah yang sudah berusia puluhan tahun tersebut terlihat tidak terstandar. "Kami masih mengumpulkan keterangan dan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh," ujar Usep.

Kabar duka ini menyisakan kesedihan mendalam bagi warga sekitar. Kedua korban dikenal sebagai remaja yang rajin membantu orang tua berjualan di pasar tradisional. Jenazah mereka telah dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut untuk proses identifikasi lebih lanjut dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Media kami, Lurusin.com, akan terus memantau perkembangan peristiwa ini dan menyajikan informasi terkini kepada seluruh pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User