Personel Ditlantas Polda Metro Tewas Saat Bantu Truk Mogok di Tol JORR
Jakarta, Lurusin.com – Seorang anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Aipda Endang Karyana, gugur saat menjalankan tugas di ruas Tol Joglo, Jalan Tol Lin
Jakarta, Lurusin.com – Seorang anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Aipda Endang Karyana, gugur saat menjalankan tugas di ruas Tol Joglo, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W2 arah Pondok Pinang. Insiden nahas terjadi pada Jumat (3/7/2026) ketika ia tengah memberikan bantuan kepada sebuah truk yang mogok di bahu jalan.
Berdasarkan laporan Lurusin.com, personel Banit Induk 4 Sat PJR itu mengalami kecelakaan lalu lintas fatal saat menangani situasi darurat kendaraan mogok tersebut. Proses evakuasi darurat sempat dilakukan, namun nyawa Aipda Endang tidak tertolong dan ia mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Jenazah korban kemudian dikebumikan di TPU Garut, Jawa Barat, pada hari ini.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rieki Indra Brata Manggala. Ia menjelaskan bahwa anggota yang bertugas di lapangan itu meninggal murni akibat peristiwa kecelakaan di lokasi.
“Penyebab meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Rieki.
Pimpinan serta seluruh jajaran Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Aipda Endang, yang dikenal sebagai personel lapangan berdedikasi. Gugurnya korban saat menjalankan fungsi pelayanan, pengamanan, dan penegakan hukum di jalan tol menambah daftar risiko tinggi profesi kepolisian di jalur lalu lintas ibu kota. Sejumlah rekan menyebut almarhum kerap sigap dan rendah hati dalam setiap penugasan, terutama ketika membantu pengendara yang mengalami kendala di ruas bebas hambatan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai petugas di lapangan, khususnya saat menangani kendaraan mogok di ruas tol yang padat dan berkecepatan tinggi. Penanganan truk mogok umumnya membutuhkan pengaturan arus serta pemasangan tanda peringatan, namun masih kerap terjadi pengemudi lain kurang mengantisipasi keberadaan petugas dan kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Pengamanan di lokasi kejadian pun memerlukan prosedur ketat agar insiden serupa dapat diminimalkan.
Hingga berita ini diturunkan, Lurusin.com masih menghimpun kronologi detail kecelakaan, termasuk dugaan keterlibatan kendaraan lain yang melintas di tempat kejadian. Pihak kepolisian internal sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan untuk kelengkapan administrasi kecelakaan lalu lintas yang menimpa anggota sendiri. Publik diimbau untuk selalu berhati-hati serta menghormati petugas yang sedang bekerja di jalan raya.
Comments (0)