Megawati Bertemu Tokoh GNB, Ada Sinta Wahid hingga Romo Magnis

Suasana kebangsaan yang teduh namun sarat makna terasa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026). Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjua

Jul 08, 2026 - 00:08
0 0
Megawati Bertemu Tokoh GNB, Ada Sinta Wahid hingga Romo Magnis

Suasana kebangsaan yang teduh namun sarat makna terasa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026). Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginisiasi sebuah silaturahmi kebangsaan bersama jajaran tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB). Pertemuan yang berlangsung di kantor Megawati Institute, Jalan Diponegoro No. 56, ini menjadi panggung dialog lintas iman dan lintas profesi yang mempertegas komitmen menjaga moralitas publik serta keberagaman Indonesia.

Tokoh Lintas Iman dan Budaya Hadir

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, forum eksklusif ini dihadiri oleh deretan figur publik yang selama ini dikenal vokal menyuarakan isu-isu kemanusiaan, toleransi, dan pemberantasan korupsi. Tampak hadir Ignatius Kardinal Suharyo selaku tokoh umat Katolik, serta Pendeta Gomar Gultom yang mewakili perspektif Kristiani dalam gerakan moral ini. Tak ketinggalan, budayawan sekaligus filsuf etika kenamaan, Romo Franz Magnis Suseno SJ, turut meramaikan diskusi kebangsaan sore itu.

Dari dunia akademisi dan filsafat, kehadiran Karlina R. Supelli menambah bobot intelektualitas pertemuan. Sementara itu, perspektif hukum dan antikorupsi diwakili oleh mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif. Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang selama ini getol mendorong moderasi beragama juga terlihat mengikuti jalannya pertemuan dalam kapasitasnya sebagai bagian dari Gerakan Nurani Bangsa. Selain nama-nama tersebut, tokoh aktivis kemanusiaan Sinta Wahid—istri mendiang KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)—dikabarkan juga hadir memperkuat barisan tokoh yang terlibat dalam inisiatif ini.

Silaturahmi ini menegaskan kembali pentingnya ruang dialog yang jujur di tengah masyarakat yang semakin terpolarisasi. Gerakan Nurani Bangsa ingin memastikan suara moral dan etika tetap menjadi kompas dalam perjalanan berbangsa dan bernegara.

Pertemuan di Megawati Institute ini tidak hanya dimaknai sebagai reuni para pemikir bangsa, tetapi juga sebagai respons kolektif terhadap berbagai degradasi etika dan demokrasi yang menjadi perhatian publik belakangan ini. Melalui GNB, para tokoh ini berusaha merajut kembali benang-benang kebangsaan yang dianggap mulai tergerus oleh pragmatisme politik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait keputusan atau capaian konkret dari silaturahmi tersebut, namun sinergi antara Megawati dan para tokoh sipil ini diyakini akan menjadi pijakan moral bagi arah gerakan ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User