Layanan TASPEN Sudah Bisa Diakses di 134 Mall Pelayanan Publik
Transformasi pelayanan publik kembali menunjukkan kemajuan signifikan. Lurusin.com merangkum upaya PT TASPEN (Persero) yang kini telah menghadirkan akses layanannya di 134 Mal Pelayanan Publik (MPP)
Transformasi pelayanan publik kembali menunjukkan kemajuan signifikan. Lurusin.com merangkum upaya PT TASPEN (Persero) yang kini telah menghadirkan akses layanannya di 134 Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tersebar di seluruh Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan, serta ahli waris mereka.
Tidak hanya hadir di gerai fisik MPP, TASPEN juga terintegrasi dalam platform MPP Digital Nasional. Integrasi ini memungkinkan peserta mengakses berbagai layanan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Dengan demikian, proses administrasi dan konsultasi menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang diusung pemerintah.
Layanan Prima dalam Satu Atap
Kehadiran TASPEN di MPP memungkinkan masyarakat, khususnya para pensiunan dan ASN, mengurus beragam kebutuhan hanya dalam satu titik layanan terpadu. Layanan yang tersedia meliputi informasi dan konsultasi program, pengajuan klaim asuransi, administrasi kepesertaan, verifikasi data pensiun, hingga layanan pendukung lainnya. Konsep satu atap ini sangat membantu mengurangi beban waktu dan biaya transportasi bagi peserta yang sebelumnya harus mengunjungi kantor TASPEN yang mungkin jauh dari tempat tinggal mereka.
Menurut data yang dihimpun Lurusin.com, dari 134 MPP tersebut, sejumlah daerah baru saja diresmikan pada awal tahun ini, menandai percepatan perluasan akses layanan publik di berbagai pelosok negeri. TASPEN memastikan bahwa setiap MPP yang bekerja sama dilengkapi dengan petugas yang kompeten serta sistem digital yang andal untuk memproses permintaan secara real-time.
“Kami sangat mengapresiasi langkah strategis TASPEN dalam menghadirkan layanan di Mal Pelayanan Publik. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, mudah dijangkau, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dalam acara peresmian 8 MPP Semester I Tahun 2026 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Digitalisasi untuk Masa Depan Pelayanan
Integrasi dengan MPP Digital Nasional juga menjadi sorotan. Platform ini memungkinkan peserta mengakses layanan TASPEN melalui gawai mereka, mulai dari pengecekan status kepesertaan, pengajuan klaim secara elektronik, hingga konsultasi interaktif. Langkah ini sejalan dengan visi TASPEN untuk menjadi perusahaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi digital.
Dengan perluasan ini, TASPEN berharap dapat meningkatkan kepuasan peserta dan memangkas antrean di kantor cabang. Perusahaan juga berencana menambah jumlah MPP mitra di tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta, di mana pun berada, dapat merasakan pelayanan TASPEN yang cepat, ramah, dan profesional,” pungkas Direktur Utama TASPEN dalam keterangan resmi yang diterima Lurusin.com.
Keberhasilan TASPEN dalam mengintegrasikan layanannya ke dalam 134 MPP menjadi contoh baik bagi BUMN lain untuk turut serta memperkuat ekosistem pelayanan publik terpadu. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan dan kemudahan dalam mengurus hak-hak kepegawaian dan pensiun mereka, tanpa perlu menempuh perjalanan jauh atau birokrasi yang berbelit.
Comments (0)