Korban Jiwa Gempa Kembar Venezuela Diprediksi Bisa 100.000 Orang

CARACAS — Lurusin.com — Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) merilis perkiraan mengejutkan bahwa jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/

Jul 06, 2026 - 13:48
0 0
Korban Jiwa Gempa Kembar Venezuela Diprediksi Bisa 100.000 Orang

CARACAS — Lurusin.com — Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) merilis perkiraan mengejutkan bahwa jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) sore bisa menembus angka 100.000 jiwa. Prediksi ini muncul setelah analisis cepat menunjukkan bahwa mayoritas bangunan di kawasan terdampak memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap guncangan sekuat itu.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, Venezuela diguncang oleh gempa kembar berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 dalam selisih waktu yang sangat singkat, yakni hanya 39 detik. Gempa pertama terjadi pada kedalaman 22 kilometer dengan pusat gempa berada sekitar 21 kilometer di sebelah barat kota pesisir Moron, atau sekitar 160 kilometer di sebelah barat ibu kota Caracas. Sementara itu, gempa kedua yang lebih dangkal—hanya 10 kilometer di bawah permukaan—mengguncang area sekitar 45 kilometer dari lokasi gempa pertama. Kedalaman dangkal gempa kedua ini berpotensi menimbulkan kerusakan yang jauh lebih parah di permukaan.

Rentan Bangunan Jadi Faktor Utama

USGS dalam pemodelan skenario terburuknya menekankan bahwa kualitas konstruksi bangunan di wilayah tersebut menjadi faktor kunci yang membuat angka potensi korban jiwa begitu tinggi. Banyak struktur di Moron, Caracas, dan kota-kota sekitarnya yang tidak dibangun dengan standar tahan gempa yang memadai. Kombinasi antara kekuatan gempa yang sangat besar dan kerentanan infrastruktur inilah yang membuat prediksi korban bisa mencapai enam digit.

“Berdasarkan data historis dan pemodelan guncangan yang kami miliki, bangunan-bangunan di area terdampak sangat rentan terhadap guncangan sebesar ini. Kami memperkirakan korban jiwa dapat mencapai 100.000 orang apabila skenario terburuk benar-benar terjadi,” demikian pernyataan resmi USGS yang dikutip Lurusin.com.

Lebih lanjut, laporan USGS juga menyebutkan bahwa gempa kembar ini berpotensi memicu longsor dan likuifaksi tanah di sejumlah titik, yang akan semakin mempersulit upaya penyelamatan dan menambah jumlah korban. Meski hingga berita ini diturunkan belum ada angka pasti korban dari otoritas setempat, tim penyelamat di Venezuela telah dikerahkan ke lokasi-lokasi yang diduga paling parah terdampak.

Kota Moron yang berada dekat dengan pusat gempa dikenal sebagai kawasan industri dan permukiman padat penduduk. Sementara itu, ibu kota Caracas yang berjarak sekitar 160 kilometer juga merasakan guncangan kuat. Sejumlah saksi mata yang dihubungi media kami melalui sambungan telepon menggambarkan kepanikan luar biasa saat gedung-gedung bergoyang selama hampir satu menit. “Orang-orang berhamburan ke jalan. Listrik padam, debu beterbangan di mana-mana. Saya tidak bisa membayangkan keadaan di kota kecil seperti Moron,” ujar seorang warga Caracas.

Gempa kembar dengan interval kurang dari satu menit ini termasuk fenomena langka yang menambah kompleksitas dampak. Guncangan pertama melemahkan struktur bangunan, lalu guncangan kedua yang lebih dangkal meruntuhkan apa yang sudah retak. Para ahli kegempaan yang diwawancarai Lurusin.com menyebutkan bahwa meski secara magnitudo tidak setinggi beberapa gempa besar lainnya di dunia, kombinasi kedalaman dangkal, jarak pusat gempa yang dekat dengan permukiman, dan interval yang sangat pendek menjadikan peristiwa ini salah satu yang paling mematikan dalam sejarah modern Venezuela.

Tim reaksi cepat dari berbagai lembaga internasional, termasuk Palang Merah dan tim USAR (Urban Search and Rescue) dari negara-negara tetangga, telah menyatakan kesiapan untuk dikirim begitu pemerintah Venezuela mengeluarkan permintaan resmi. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User