Teriakan di Bawah Reruntuhan Saat Penyelamatan Korban Gempa Venezuela

Upaya pencarian korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela belum juga berakhir. Hingga Kamis (25/6/2026) dini hari waktu setempat, tim pencarian dan penyelamatan (SAR) masih terus menyisir

Jul 06, 2026 - 13:48
0 0
Teriakan di Bawah Reruntuhan Saat Penyelamatan Korban Gempa Venezuela

Upaya pencarian korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela belum juga berakhir. Hingga Kamis (25/6/2026) dini hari waktu setempat, tim pencarian dan penyelamatan (SAR) masih terus menyisir puing-puing bangunan di ibu kota Caracas, berharap menemukan tanda-tanda kehidupan di antara reruntuhan.

Seperti yang dipantau Lurusin.com dari berbagai sumber di lapangan, suasana di sejumlah titik lokasi bencana masih dipenuhi ketegangan. Para petugas bekerja tanpa henti, berbekal peralatan sederhana di beberapa area yang sulit dijangkau alat berat. Hujan yang sesekali turun menambah berat medan, namun tidak menyurutkan tekad mereka. Di tengah upaya yang penuh tantangan itu, sebuah harapan muncul: suara-suara dari bawah reruntuhan yang menandakan masih adanya kehidupan.

Laporan yang diterima pada Kamis pagi menyebutkan bahwa tim SAR masih bisa mendengar teriakan dan rintihan para korban yang terjebak. Informasi ini langsung memicu semangat baru bagi para penyelamat. Wali Kota Chacao, Gustavo Duque, yang berada langsung di lokasi, mengonfirmasi hal tersebut kepada awak media.

“Beberapa kali kami menghentikan aktivitas agar bisa mendengar. Dan benar, ada suara orang berteriak dari bawah puing. Mereka masih hidup. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus berjuang,” ujar Duque dengan suara bergetar.

Menurut para penyelamat, suara-suara itu terdengar lebih jelas saat malam tiba dan suasana sekitar lebih sunyi. Mereka pun berteriak balik, meminta para korban untuk tetap tenang dan menghemat tenaga sambil menunggu proses evakuasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga asa para korban yang terperangkap di kegelapan.

Duque menjelaskan, area yang menjadi titik fokus saat ini adalah sebuah bangunan bertingkat tiga yang runtuh total di pusat distrik Chacao. Tim SAR memperkirakan masih ada puluhan orang yang terperangkap di lokasi tersebut. Proses evakuasi berjalan sangat hati-hati karena struktur bangunan yang rapuh dan risiko longsoran susulan. Alat berat sudah dikerahkan untuk menyingkirkan puing besar, sementara penyelamat lainnya menggunakan tangan dan peralatan ringan di celah-celah sempit agar tidak memicu getaran tambahan.

Selain di Chacao, sejumlah wilayah lain di Caracas juga mengalami kerusakan parah. Gempa berkekuatan tinggi yang terjadi beberapa hari lalu itu memicu runtuhnya ratusan gedung, jembatan, serta memutus akses jalan utama. Pemerintah Venezuela telah menetapkan status darurat nasional dan mengerahkan seluruh sumber daya untuk penanganan bencana.

Kendati demikian, keterbatasan alat berat dan tenaga medis menjadi kendala besar. Beberapa negara sahabat telah mengirimkan bantuan, termasuk tim penyelamat dan peralatan pendeteksi kehidupan. Namun, koordinasi di lapangan masih menghadapi sejumlah hambatan akibat infrastruktur yang rusak. Para penyelamat berharap bantuan tersebut bisa mempercepat evakuasi, terutama menjelang batas waktu kritis bertahan hidup para korban di bawah reruntuhan.

Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti korban jiwa dan luka-luka masih terus didata. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar menunggu proses evakuasi. Media kami akan terus memberikan informasi terkini perkembangan upaya penyelamatan di Venezuela, termasuk jumlah korban yang berhasil dievakuasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User