Kapolda Jateng Bagikan 1.000 Pasang Sepatu Gratis ke Pelajar di Sukoharjo
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui aksi sosial yang hangat dan membekas. Tepat pada Kamis (25/6/2026), Kapolda Jateng Irjen Pol R
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui aksi sosial yang hangat dan membekas. Tepat pada Kamis (25/6/2026), Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo turun langsung membagikan 1.000 pasang sepatu sekolah gratis kepada para pelajar di Mapolres Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi penanda peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar secara lebih bermakna dan menyentuh kebutuhan langsung generasi muda.
Seribu Pelajar Antusias, Aula Mapolres Penuh Semangat
Pantauan media kami di lokasi, suasana Mapolres Sukoharjo pagi itu terlihat berbeda. Ratusan, hingga total seribu pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Sukoharjo, memadati area kegiatan. Mereka hadir bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai representasi harapan masa depan. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukoharjo turut menegaskan sinergi kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Irjen Ribut dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi sosial ini adalah wujud nyata komitmen Polri untuk terus berdekatan dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelajar. "Ini bukan sekadar memberikan sepatu, tapi upaya kami untuk memastikan anak-anak kita bisa melangkah dengan percaya diri dan semangat dalam menempuh pendidikan. Sepatu ini adalah simbol dukungan Polri agar mereka tak pernah patah semangat menggapai cita-cita," ujar Kapolda dengan penuh kehangatan, disambut tepuk tangan meriah para siswa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pembagian bantuan, tetapi juga dirangkai dengan Deklarasi Kamtibmas bersama Generasi Muda. Langkah simbolis ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab sosial, serta peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sejak usia remaja.
Deklarasi Generasi Muda Peduli Lingkungan Aman
Deklarasi Kamtibmas menjadi salah satu momen krusial dalam kegiatan tersebut. Para pelajar dengan khidmat mengikrarkan komitmen untuk menjauhi kenakalan remaja, bahaya narkotika, serta berpartisipasi menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman. Menurut laporan yang dihimpun media kami, pendekatan ini dipilih untuk membangun chemistry positif antara polisi dan generasi Z, menjadikan mereka sebagai mitra strategis dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan.
Kapolres Sukoharjo yang mendampingi Kapolda menambahkan, "Generasi muda adalah mata dan telinga Polri di lingkungannya. Dengan deklarasi ini, kami ingin mengajak adik-adik pelajar menjadi duta Kamtibmas di sekolah dan di rumah masing-masing." Ucapan tersebut sontak membakar semangat para siswa yang terlihat serius menyimak setiap arahan.
Wujud Nyata Polri Presisi di Usia ke-80
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah hukum Polda Jateng sengaja dikemas berbeda. Alih-alih upacara formal semata, kegiatan langsung menyentuh hajat hidup masyarakat, utamanya sektor pendidikan. Program pembagian sepatu gratis ini mendapat respons positif dari para guru pendamping. Salah satu perwakilan guru SMK di Sukoharjo mengungkapkan rasa syukurnya, "Bantuan ini sangat berarti. Banyak siswa kami yang sepatunya sudah tidak layak pakai. Kegiatan ini benar-benar mengajarkan empati langsung dari institusi Polri kepada anak didik kami."
Dengan kolaborasi yang erat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, Sukoharjo diharapkan terus menjadi barometer kondusivitas wilayah di Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini membuktikan bahwa pengayoman tidak hanya diwujudkan lewat patroli malam atau penegakan hukum, namun juga melalui kehadiran yang membahagiakan siswa-siswi di bangku sekolah.
Comments (0)