Jerman Tolak Insentif ke Iran, Minta Teheran Biayai Pembersihan Ranjau Selat Hormuz

Berlin, Lurusin.com — Jerman menegaskan bahwa Iran harus menanggung seluruh biaya operasional untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz, jalur perairan yang sangat vital bagi pasokan minyak dan gas

Jul 07, 2026 - 19:54
0 0
Jerman Tolak Insentif ke Iran, Minta Teheran Biayai Pembersihan Ranjau Selat Hormuz

Berlin, Lurusin.com — Jerman menegaskan bahwa Iran harus menanggung seluruh biaya operasional untuk membersihkan ranjau di Selat Hormuz, jalur perairan yang sangat vital bagi pasokan minyak dan gas dunia. Penegasan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam wawancara dengan surat kabar Jerman Handelsblatt yang dirangkum media kami pada Selasa (7/7/2026), Wadephul dengan tegas menolak anggapan bahwa negara-negara Eropa mungkin akan memberikan insentif finansial kepada Teheran untuk mendapatkan persetujuan misi pembersihan ranjau. Ia justru menyoroti tindakan Iran yang telah melanggar hukum internasional.

Tidak Ada Kompromi dengan Pelanggar Hukum

Wadephul menilai tidak seharusnya pihak internasional menawarkan apa pun kepada Iran. Sebaliknya, Teheran-lah yang wajib bertanggung jawab atas aksi penempatan ranjau yang membahayakan pelayaran bebas.

"Kami sama sekali tidak perlu menawarkan apa pun kepada Teheran; justru sebaliknya: Iran telah menempatkan ranjau secara ilegal di jalur pelayaran internasional," tegas Wadephul.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman, merupakan salah satu choke point terpenting dunia, dilewati sekitar 20 persen dari total minyak dunia setiap harinya. Keberadaan ranjau di perairan tersebut tidak hanya mengancam kapal-kapal komersial dan tanker minyak, tetapi juga memicu lonjakan harga energi global. Perang yang pecah antara Iran dengan AS dan Israel membuat situasi semakin kritis, dan upaya pembersihan ranjau dinilai mendesak untuk mengembalikan keamanan pelayaran.

Pernyataan tegas Jerman ini sekaligus menepis spekulasi bahwa Eropa akan mengambil langkah lunak dengan menawarkan bantuan atau insentif ekonomi demi kelancaran misi. Wadephul menekankan bahwa pihak yang telah melanggar aturan internasional tidak layak mendapat imbalan. Sikap ini menunjukkan konsistensi Berlin dalam menegakkan hukum laut internasional dan tidak memberikan celah bagi Iran untuk menghindari tanggung jawab.

Sejauh ini belum ada respons resmi dari pihak Iran terkait tuntutan tersebut. Namun, pengamat menilai tekanan diplomatik seperti ini dapat mempengaruhi upaya-negosiasi di masa depan. Selat Hormuz harus segera dibersihkan demi stabilitas energi global, namun beban biaya akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Iran, sesuai dengan seruan Jerman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User