Miris! Pasar di Bekasi Berubah Jadi Tempat Buang Sampah, Sepi Pembeli

BEKASI – Keberadaan Pasar Padurenan Baru di Kota Bekasi kini benar-benar memprihatinkan. Pasar yang dulu menjadi denyut nadi perekonomian warga sekitar itu perlahan kehilangan gairah, ditinggal pem

Jul 08, 2026 - 06:23
0 0
Miris! Pasar di Bekasi Berubah Jadi Tempat Buang Sampah, Sepi Pembeli

BEKASI – Keberadaan Pasar Padurenan Baru di Kota Bekasi kini benar-benar memprihatinkan. Pasar yang dulu menjadi denyut nadi perekonomian warga sekitar itu perlahan kehilangan gairah, ditinggal pembeli, dan sebagian besar pedagang memilih gulung tikar. Ironisnya, lokasi yang dulunya pusat niaga ramai tersebut kini malah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah liar.

Berdasarkan pantauan media kami di lokasi pada Senin (15/6/2026), pasar yang terletak di Jalan Raya Bantar Gebang-Setu ini tampak sepi tak berdaya. Berdiri tepat di samping SD Padurenan I dan membelakangi permukiman warga, kawasan pasar ini sudah kehilangan ciri khasnya sebagai pusat perdagangan. Dari gerbang masuk saja, suasana lengang langsung terasa; lalu lalang pengunjung sangat minim, nyaris tidak ada aktivitas jual beli yang berarti.

Di dalam area pasar, hanya segelintir kios yang masih nekat buka. Itu pun didominasi oleh pedagang makanan matang dan sayur-mayur yang setia melayani sisa-sisa pelanggan setia. Namun jumlah pembeli yang datang bisa dihitung dengan jari. Puluhan kios lainnya terpantau tutup permanen, beberapa sudah tampak kusam dan tidak terawat, bahkan ada yang pintu rolling door-nya sudah karatan karena lama tidak digunakan.

Yang lebih memiriskan, tumpukan sampah mulai terlihat menggunung di beberapa sudut pasar. Bungkus plastik, sisa sayuran busuk, hingga sampah rumah tangga dari warga sekitar dibuang begitu saja ke area pasar yang sudah kosong. Bau tak sedap menyengat hidung begitu memasuki kawasan ini. Para pedagang yang masih bertahan mengaku sangat terganggu, namun kondisi sepi pembeli membuat mereka tak punya daya untuk sekadar melapor atau membersihkannya secara gotong royong seperti dulu.

"Pasar ini dulunya ramai sekali, sekarang malah jadi tempat buang sampah. Pembeli makin sepi karena baunya tidak enak dan pemandangannya kotor," keluh salah seorang pedagang sayur kepada media kami.

Pantauan di lapangan juga menunjukkan bahwa infrastruktur pasar tidak mendapat perawatan memadai. Beberapa bagian atap ada yang bocor, saluran air mampet, dan penerangan sangat minim. Ditambah lagi, akses menuju pasar yang sempit dan kurangnya lahan parkir membuat warga lebih memilih berbelanja ke pasar modern atau pasar induk lain yang lebih nyaman.

Dahulu, Pasar Padurenan Baru menjadi tumpuan ekonomi warga tiga kelurahan sekitar. Kini kondisinya kontras: para pedagang satu per satu angkat kaki, menyisakan bangunan tak terurus yang beralih fungsi menjadi tempat sampah komunal. Warga berharap pemerintah Kota Bekasi segera turun tangan merevitalisasi pasar ini agar tidak semakin terpuruk dan kembali menjadi pusat ekonomi yang layak bagi masyarakat sekitar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User