Jakarta - Nama Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan lewat panggung hiburan atau aksi kontroversialnya di media sosial, melainkan melalui bisnis kuliner. Usaha terbarunya yang menyajikan ayam goreng basah langsung banjir sorotan dan viral di berbagai platform media sosial. Menu yang diusung bukanlah ayam goreng tepung renyah yang selama ini mendominasi pasar, melainkan sajian ayam goreng basah khas Sunda yang digadang-gadang memiliki cita rasa rumahan yang autentik.

Bukan Sekadar Viral Sesaat Fenomena kuliner yang digerakkan oleh figur publik sering kali hanya bertahan sesaat, mengandalkan popularitas sang pemilik. Namun, laporan dari media kami di lapangan me

Jul 06, 2026 - 07:04
0 0
Jakarta - Nama Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan lewat panggung hiburan atau aksi kontroversialnya di media sosial, melainkan melalui bisnis kuliner. Usaha terbarunya yang menyajikan ayam goreng basah langsung banjir sorotan dan viral di berbagai platform media sosial. Menu yang diusung bukanlah ayam goreng tepung renyah yang selama ini mendominasi pasar, melainkan sajian ayam goreng basah khas Sunda yang digadang-gadang memiliki cita rasa rumahan yang autentik.

Bukan Sekadar Viral Sesaat

Fenomena kuliner yang digerakkan oleh figur publik sering kali hanya bertahan sesaat, mengandalkan popularitas sang pemilik. Namun, laporan dari media kami di lapangan menunjukkan antusiasme terhadap menu ayam goreng basah ini justru memicu rasa penasaran yang lebih dalam: apakah benar rasanya seistimewa yang dibicarakan orang? Konsep ayam goreng basah sendiri sebenarnya bukan hal baru di ranah kuliner Tanah Air, khususnya bagi penikmat masakan Sunda. Hidangan ini identik dengan proses ungkep yang meresap sempurna, lalu digoreng sebentar sehingga teksturnya tetap juicy dengan bumbu yang menempel basah di permukaan kulit ayam.

Testimoni yang Membanjiri Media Sosial

Berdasarkan laporan dan pantauan kami, para pembeli mengaku terkejut dengan cita rasa yang disajikan. Ekspektasi awal yang mungkin sekadar "mencoba karena penasaran dengan jualan artis" berubah menjadi kepuasan kuliner. Potongan ayam kampung yang digunakan terasa lebih gurih dan padat, berpadu dengan racikan rempah bawang putih, ketumbar, dan kemiri yang dominan. Rasa gurih dan sedikit manis dari bumbu ungkepnya menciptakan harmoni yang pas di lidah.

"Jujur, ini tuh rasanya kayak masakan nenek gue di kampung. Bukan tipe ayam goreng yang nyekrek di luar, tapi dalemnya basah banget dan bumbunya kerasa sampai ke tulang," tulis salah satu warganet dalam unggahan yang kami kutip.

Harga yang Jadi Bahan Perbincangan

Harga jual dari menu ini juga menjadi poin yang tak kalah ramai diperbincangkan. Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun media kami, satu paket ayam goreng basah berikut nasi dan lalapan khas Sunda dijual cukup terjangkau, menjadikannya kompetitif di tengah persaingan bisnis kuliner ayam yang sudah jenuh. Meski demikian, ada pula yang berpendapat bahwa rasa ini wajar ditemukan di warung makan Sunda lainnya, dan faktor ketenaran Aldi Taher-lah yang menggerek popularitasnya setinggi ini. Walau menuai pro dan kontra, bukti antrean panjang di lokasi penjualan menjadi indikator bahwa bisnis kuliner ini untuk sementara waktu layak menyandang status viral, dan memang menawarkan rasa yang memuaskan rasa penasaran publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User