Hadiri Pemakaman Khamenei, Petinggi Rusia Bilang Iran Akan Menang Atas AS

Laporan dari Lurusin.com — Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, memimpin langsung delegasi tingkat tinggi pemerintah Rusia untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi

Jul 08, 2026 - 04:55
0 0
Hadiri Pemakaman Khamenei, Petinggi Rusia Bilang Iran Akan Menang Atas AS

Laporan dari Lurusin.com — Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, memimpin langsung delegasi tingkat tinggi pemerintah Rusia untuk menghadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, di ibu kota Teheran. Kehadiran Medvedev sebagai mantan presiden dan tokoh utama di lingkar keamanan Kremlin menegaskan eratnya poros Moskow-Teheran dalam menghadapi tekanan geopolitik dari Washington.

Usai menyampaikan penghormatan terakhir pada hari Jumat (3/7) waktu setempat, Medvedev merekam sebuah pesan video yang segera diunggah melalui saluran Telegram pribadinya. Dalam rekaman yang diakses awak media kami tersebut, ia tidak hanya menyampaikan ucapan belasungkawa, melainkan juga menebar optimisme perjuangan nasional Iran di panggung internasional. Medvedev dengan eksplisit menyebut Amerika Serikat sebagai pihak yang pada akhirnya akan kalah dari perlawanan bangsa Persia.

"Kami di Moskow turut merasakan duka yang mendalam atas kehilangan pemimpin besar ini. Rakyat Iran telah melewati gelombang tekanan dan sanksi selama beberapa dekade, dan setiap kali mereka justru tampil semakin kuat. Tidak ada keraguan bahwa dalam perjuangan melawan arogansi dan intervensi Amerika Serikat, Iran akan muncul sebagai pemenang sejati," demikian petikan pernyataan Medvedev yang dilansir dari kanal Telegram resminya.

Kepergian Khamenei yang memimpin Republik Islam selama puluhan tahun meninggalkan jejak doktrin konfrontatif terhadap Barat yang tetap menjadi pedoman elite politik di Teheran. Para analis dari media kami mencatat, pemakaman ini tidak hanya menjadi momentum berkabung nasional, tetapi juga panggung simbolik bagi sekutu-sekutu dekat Iran untuk menunjukkan dukungan politik tanpa syarat di tengah eskalasi sanksi ekonomi dan isolasi diplomatik oleh Amerika Serikat serta sekutunya.

Hubungan strategis Rusia dan Iran memang telah memasuki fase kualitatif baru dalam beberapa tahun terakhir. Kerja sama pertahanan, mulai dari pengadaan kendaraan udara nirawak (drone) untuk operasi militer khusus Rusia di Ukraina hingga koordinasi di Suriah, menjadikan kedua negara sebagai mitra tak tergantikan dalam arsitektur penyeimbang kekuatan global. Oleh karena itu, bukanlah kejutan apabila delegasi Moskow yang dipimpin langsung oleh Medvedev memanfaatkan forum duka ini untuk mempertegas posisi anti-hegemoni Washington.

Pernyataan Medvedev sendiri merupakan kelanjutan dari narasi resmi Kremlin yang kerap menggambarkan krisis-krisis di Timur Tengah sebagai buah dari kebijakan intervensi AS. Dengan menyandingkan rasa duka terhadap Khamenei dan keyakinan kemenangan Iran, mantan presiden Rusia itu mengomunikasikan pesan tunggal bahwa aliansi Moskow-Teheran akan terus berlanjut dan tidak akan goyah oleh tekanan eksternal. Hingga berita ini ditulis, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan provokatif dari pejabat senior Rusia tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User