Golkar Panggil Anggota DPRD Diduga Terkait Kematian dr Icha, Ada Sanksi?

Partai Golkar bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan salah satu kadernya, Thrensius Lazakar, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dalam pusaran kasus yang melibatkan almarhuma

Jul 08, 2026 - 05:08
0 0
Golkar Panggil Anggota DPRD Diduga Terkait Kematian dr Icha, Ada Sanksi?

Partai Golkar bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan salah satu kadernya, Thrensius Lazakar, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dalam pusaran kasus yang melibatkan almarhumah dr Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dr Icha. Partai berlambang pohon beringin ini mengonfirmasi telah memanggil Thrensius untuk dimintai klarifikasi atas dugaan intimidasi yang mencuat setelah sang dokter muda itu meninggal dunia.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, memastikan bahwa pemanggilan tersebut sudah dilakukan. Menurut laporan yang dihimpun media kami, Thrensius telah memenuhi panggilan tersebut dan memberikan keterangannya. Saat ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyusun laporan lengkap dari proses klarifikasi tersebut.

"Sudah dipanggil yang bersangkutan. Kemarin saya bertelepon dengan Ketua DPD Provinsi NTT dan DPD NTT lagi menyusun laporan dari pemanggilan yang bersangkutan,"

Pernyataan itu disampaikan Sarmuji di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2026).

Meski demikian, Sarmuji belum mengungkapkan secara rinci materi klarifikasi maupun bentuk dugaan intimidasi yang dimaksud. Ia hanya menegaskan bahwa partai akan mengevaluasi seluruh fakta sebelum mengambil sikap final. Termasuk, kemungkinan penjatuhan sanksi bagi kader yang terbukti melanggar etika dan aturan partai.

"Kami akan mengevaluasi setelah laporan diterima. Semua keputusan akan didasarkan pada fakta dan aturan partai," ujarnya.

Kasus yang melibatkan dr Icha ini memang tengah menjadi sorotan tajam publik. Sang dokter muda yang bertugas di Kabupaten Timor Tengah Utara itu meninggal dalam kondisi yang memicu rasa penasaran luas. Beredar dugaan intimidasi yang dilakukan oleh sejumlah oknum anggota dewan, termasuk dari kader Golkar dan partai lain, yang diduga berdampak pada kondisi psikis dr Icha. Hingga kini, pihak keluarga dan penegak hukum masih terus mendalami penyebab pasti kematiannya, namun dugaan intimidasi telah membuka babak baru dalam pengawasan etika para wakil rakyat.

Langkah pemanggilan ini sendiri dinilai penting untuk menjaga marwah partai di mata publik. Golkar, yang kerap menempatkan diri sebagai partai yang berkomitmen pada tata kelola dan etika politik, tampaknya tak ingin berlama-lama dalam menyikapi isu sensitif ini. Apalagi, partai lain seperti PDIP telah lebih dulu mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam kasus intimidasi terhadap dr Icha.

Sanksi apa yang mungkin dijatuhkan Golkar? Sejumlah opsi terbuka, mulai dari teguran tertulis, penonaktifan dari jabatan di partai, hingga pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran berat. Semua bergantung pada isi laporan DPD NTT yang tengah disusun dan seberapa jauh dugaan intimidasi itu bisa dibuktikan. Publik kini menanti sikap resmi partai yang diharapkan tidak hanya cepat, tetapi juga adil dan transparan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User