WN Prancis Korban Jambret HP di Kota Tua Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku
Jakarta - Seorang warga negara Prancis, Duchaufour, menjadi korban penjambretan telepon genggam saat berwisata di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/7/20
Jakarta - Seorang warga negara Prancis, Duchaufour, menjadi korban penjambretan telepon genggam saat berwisata di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/7/2026) ini berhasil diungkap cepat oleh jajaran Polsek Metro Tamansari, dan korban mengungkapkan apresiasi mendalam atas penanganan kasusnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa penjambretan terjadi saat Duchaufour sedang menikmati suasana historis Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Pelaku tiba-tiba merampas telepon genggam milik turis asal Prancis itu dan melarikan diri. Beruntung, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Tamansari, yang langsung merespons laporan tersebut.
Mendapat laporan, jajaran polisi setempat langsung sigap melakukan penyelidikan dan pengejaran. Dalam waktu yang relatif singkat, pelaku berhasil ditangkap. Kecepatan ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wisatawan, terutama di kawasan wisata populer seperti Kota Tua.
Apresiasi dari Korban
Duchaufour, yang sebelumnya khawatir karena kehilangan HP berisi data penting, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menilai respons polisi sangat membantu dan humanis. Berikut pernyataannya yang disampaikan pada Selasa, 7 Juli 2026:
Terima kasih kepada polisi karena ini adalah masalah besar bagi saya. Polisi telah membantu saya, bersikap sangat ramah, dan berhasil menyelesaikan masalah yang saya alami. Terima kasih banyak.
Pujian juga diberikan atas pelayanan cepat yang diterimanya. Pengalaman positif ini menunjukkan bahwa kepolisian Indonesia mampu memberikan perlindungan nyata terhadap warga negara asing yang menjadi korban kejahatan jalanan.
Penjambretan terhadap wisatawan asing, meski jarang terjadi, selalu menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi persepsi global terhadap keamanan destinasi wisata di Tanah Air. Namun, respons sigap dari Polsek Metro Tamansari justru membuktikan profesionalisme aparat. Dalam kasus ini, polisi tidak hanya bertindak cepat menangkap pelaku, tetapi juga memberikan pendampingan humanis kepada korban.
Pihak Polsek Metro Tamansari sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku dan kronologi penangkapan. Namun, keberhasilan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman di kawasan wisata dan memperkuat citra positif Indonesia di mata wisatawan mancanegara.
Comments (0)