Viral Penumpang Terjatuh di Eskalator Stasiun Bekasi, 3 Orang Terluka
Jakarta - Sebuah insiden tak terduga terjadi di Stasiun Bekasi pada Selasa (23/6/2026) saat sejumlah penumpang KRL terjatuh di eskalator yang berada di akses peron 6 atau 7. Rekaman video yang mereka
Jakarta - Sebuah insiden tak terduga terjadi di Stasiun Bekasi pada Selasa (23/6/2026) saat sejumlah penumpang KRL terjatuh di eskalator yang berada di akses peron 6 atau 7. Rekaman video yang merekam kejadian tersebut langsung menyebar luas dan menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak beberapa penumpang kesulitan mempertahankan keseimbangan di eskalator yang padat, sementara petugas stasiun berusaha mengevakuasi dan menolong mereka.
Berdasarkan pantauan Lurusin.com, insiden tersebut bermula ketika seorang penumpang kehilangan keseimbangan dan terjatuh di tangga berjalan. Posisi penumpang yang berada di atas kemudian menimpa penumpang lain di bawahnya, sehingga menciptakan efek domino yang menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka. Beruntung, petugas lapangan segera merespons kejadian dengan menghentikan operasional eskalator dan memberikan pertolongan pertama.
Kronologi dan Penyebab Insiden
Pihak KAI Commuter Indonesia (KCI) memberikan penjelasan resmi terkait insiden ini. VP Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa kejadian bermula dari seorang penumpang yang berada di eskalator arah turun yang kehilangan pijakan.
"Kejadian tersebut disebabkan salah seorang penumpang yang menggunakan eskalator di peron jalur 6/7 di Stasiun Bekasi yang terjatuh dan mengenai penumpang lainnya yang berada di posisi bawahnya," ujar Karina Amanda dalam pernyataan kepada Lurusin.com, Selasa (23/6/2026).
Efek domino yang terjadi membuat situasi sempat kacau. Video amatir yang beredar menunjukkan sejumlah alas kaki seperti sandal dan sepatu tertinggal di anak tangga eskalator, mengindikasikan betapa kagetnya para penumpang saat insiden berlangsung. Beberapa penumpang terlihat berpegangan erat pada pegangan tangan (handrail) sambil menunggu bantuan petugas. Sementara itu, penumpang lain yang selamat memilih turun perlahan setelah eskalator dihentikan.
Tiga Penumpang Mengalami Luka
Dari data yang dihimpun Lurusin.com, sedikitnya tiga penumpang dilaporkan mengalami luka-luka. Luka yang dialami didominasi lecet ringan di bagian kaki dan tangan, namun ada satu penumpang yang harus mendapatkan perawatan lebih lanjut akibat terjatuh cukup keras. Tim medis stasiun dan relawan langsung menangani korban di lokasi sebelum membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih detail. Hingga berita ini diturunkan, kondisi ketiga penumpang tersebut dilaporkan stabil.
KCI menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan bagi para korban akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak operator. Selain itu, KCI juga memastikan bahwa kondisi eskalator dalam keadaan layak operasi dan tidak ada masalah teknis yang memicu insiden. Faktor kepadatan penumpang pada jam sibuk pagi hari diamini menjadi pemicu utama rentetan peristiwa ini.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna KRL
Menyikapi kejadian ini, KCI kembali mengimbau seluruh pengguna jasa KRL untuk lebih berhati-hati dan disiplin saat menggunakan eskalator. Penumpang diminta untuk tidak berlari, tetap berdiri di posisi yang aman, serta selalu berpegangan pada handrail. Penumpang yang membawa barang bawaan besar atau menggunakan alas kaki yang licin juga diingatkan untuk lebih waspada.
"Kami terus mengingatkan para pengguna jasa untuk selalu mengutamakan keselamatan. Gunakan lift jika membawa barang berat atau dalam kondisi kurang fit. Patuhi aturan dan ikuti arahan petugas di lapangan," tambah Karina Amanda.
Insiden serupa pernah terjadi di beberapa stasiun lain, seperti di Stasiun Manggarai dan Stasiun Tanah Abang, umumnya dipicu oleh lonjakan volume penumpang pada jam-jam sibuk. Operator berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi keselamatan berkala demi mencegah terulangnya kejadian seperti di Stasiun Bekasi. Saat ini, aktivitas di peron 6/7 Stasiun Bekasi telah kembali normal dan eskalator dioperasikan kembali setelah dilakukan pengecekan menyeluruh oleh petugas teknis.
Comments (0)