Saham GOTO Tak Beranjak di Rp 50 Meski Buyback Jumbo Diumumkan

Jakarta - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih terpaku di level terendah. Harga saham emiten teknologi ini tidak menunjukkan pergerakan berarti selama hampir satu bulan terakhir, meskipun m

Jul 08, 2026 - 06:21
0 0
Saham GOTO Tak Beranjak di Rp 50 Meski Buyback Jumbo Diumumkan

Jakarta - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih terpaku di level terendah. Harga saham emiten teknologi ini tidak menunjukkan pergerakan berarti selama hampir satu bulan terakhir, meskipun manajemen telah mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dalam jumlah besar.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun media kami, Rabu (17/6/2026), saham GOTO masih mendekam di level Rp 50 per saham. Grafik pergerakan saham perseroan terpantau datar tanpa fluktuasi signifikan sejak pertengahan bulan lalu.

Buyback Besar Tak Mampu Dongkrak Harga

Rencana buyback yang diumumkan sebelumnya sempat memunculkan ekspektasi positif di kalangan pelaku pasar. Langkah korporasi ini umumnya diartikan sebagai sinyal kepercayaan diri manajemen terhadap prospek perusahaan. Namun, dalam kasus GOTO, sentimen tersebut nyatanya belum mampu mengangkat harga saham dari posisi stagnannya.

Manajemen GOTO menyampaikan bahwa aksi korporasi ini dilakukan karena perseroan memandang harga saham saat ini belum mencerminkan nilai fundamental dan prospek bisnis perusahaan yang sebenarnya.

Sejumlah analis yang dihubungi media kami menilai bahwa investor masih bersikap wait and see. Kekhawatiran terhadap lanskap persaingan di industri teknologi tanah air dan tekanan terhadap profitabilitas menjadi faktor yang menahan antusiasme pasar.

Tren Penurunan Sepanjang 2026

Jika ditarik ke belakang, performa saham GOTO sepanjang tahun 2026 menunjukkan tren yang kurang menggembirakan. Pada awal tahun, saham ini masih diperdagangkan di kisaran Rp 69 per saham. Artinya, secara year-to-date harga sudah tergerus cukup dalam.

Secara persentase, harga saham GOTO melemah 21,88% sepanjang perdagangan tahun ini, menjadikannya salah satu saham teknologi dengan kinerja paling lesu di bursa.

Para pemegang saham ritel yang selama ini setia menanti kebangkitan GOTO tampaknya harus bersabar lebih lama. Dengan level support psikologis di Rp 50 yang terus diuji, arah pergerakan saham ini ke depan akan sangat bergantung pada realisasi buyback dan perbaikan fundamental perseroan secara berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User