hati Money Mule! Rekening Anda Bisa Dipakai Penipu Tanpa Disadari

Perkembangan pesat sektor keuangan digital membawa kemudahan sekaligus ancaman serius bagi masyarakat. Modus penipuan atau scam terus berevolusi mengikuti kemajuan teknologi, menciptakan tantangan

Jul 08, 2026 - 08:29
0 0
hati Money Mule! Rekening Anda Bisa Dipakai Penipu Tanpa Disadari

Perkembangan pesat sektor keuangan digital membawa kemudahan sekaligus ancaman serius bagi masyarakat. Modus penipuan atau scam terus berevolusi mengikuti kemajuan teknologi, menciptakan tantangan besar bagi regulator dan nasabah perbankan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena ini. Dalam Seminar on Scams yang digelar di Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026), ia menegaskan bahwa pelaku kejahatan tidak pernah berhenti mencari celah baru.

"Seiring dengan perkembangan sektor keuangan digital, kita juga melihat bahwa para penjahat akan terus berinovasi dalam berbagai cara. Suatu hari nanti, kita harus menghadapinya."

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah money mule atau rekening penampung hasil kejahatan. Dalam skema ini, pelaku memanfaatkan rekening milik orang lain — seringkali tanpa sepengetahuan pemiliknya — untuk menampung dan mengalirkan dana hasil penipuan. Korbannya bisa siapa saja, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pekerja profesional yang tergiur iming-iming penghasilan tambahan.

Friderica menekankan pentingnya kecepatan beradaptasi dari seluruh pemangku kepentingan. Ia mengajukan pertanyaan reflektif yang patut direnungkan bersama.

"Kita harus bertanya pada diri sendiri, kepada semua orang, apakah kita dapat berinovasi lebih cepat untuk mencegah semua kejahatan, penipuan, dan kecurangan ini terjadi?"

Pernyataan tersebut menggarisbawahi urgensi literasi keuangan digital yang lebih masif. Masyarakat perlu memahami bahwa memberikan akses rekening kepada pihak tidak dikenal — meski dengan imbalan — dapat menjerat mereka dalam pusaran tindak pidana. Konsekuensinya tidak main-main: rekening diblokir, tercatat dalam daftar hitam perbankan, hingga berujung pada proses hukum.

OJK mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap tawaran yang tampak terlalu menggiurkan. Verifikasi setiap informasi, jangan mudah membagikan data pribadi, dan segera laporkan aktivitas mencurigakan ke kontak resmi layanan keuangan. Kewaspadaan kolektif menjadi tameng utama melawan gelombang scam yang kian canggih, demikian dilaporkan media kami, Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User