Peti Jenazah Ali Khamenei Tiba di Irak, Akan Diarak ke Kota Suci Najaf
Rangkaian prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memasuki babak baru di Irak. Peti jenazah mendiang telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7) ma
Rangkaian prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memasuki babak baru di Irak. Peti jenazah mendiang telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7) malam waktu setempat, menandai dimulainya tahapan penghormatan terakhir di salah satu pusat spiritual Muslim Syiah.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kedatangan jenazah tersebut disambut langsung oleh jajaran elite politik dan militer kedua negara. Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah bertolak lebih dahulu ke Negeri 1001 Malam itu untuk menghadiri seremoni resmi yang digelar oleh pemerintah Irak. Kehadiran presiden menunjukkan kedalaman hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama beberapa dekade terakhir.
Prosesi di Kota Suci Najaf memiliki makna spiritual sangat dalam bagi komunitas Syiah global, mengingat kota ini merupakan tempat dimakamkannya Imam Ali bin Abi Thalib, salah satu figur paling dihormati dalam Islam.
Di sisi lain, penyambutan kenegaraan turut dihadiri oleh Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi bersama sejumlah pejabat senior dan politisi berpengaruh lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan posisi strategis Irak sebagai mitra kunci Iran di kawasan, terutama dalam konteks hubungan keagamaan dan geopolitik yang terus berkembang.
Sosok penting lainnya yang terlihat di Bandara Internasional Najaf adalah Komandan Esmail Qaani. Ia merupakan pemimpin Divisi Operasi Luar Negeri Garda Revolusi Iran, sebuah unit elite yang memegang peranan vital dalam jaringan poros perlawanan. Kehadiran Qaani mengonfirmasi pengamanan tingkat tinggi dan dimensi ideologis yang menyelimuti upacara kenegaraan ini.
Rencananya, peti jenazah akan diarak dari bandara menuju kompleks Kota Suci Najaf. Pawai penghormatan ini diperkirakan akan melibatkan ribuan pelayat dari berbagai penjuru, mengingat besarnya pengaruh Khamenei selama lebih dari tiga dasawarsa kepemimpinannya. Pemerintah setempat telah memperketat pengamanan untuk memastikan kelancaran prosesi sakral tersebut.
Pemakaman di Irak ini menjadi salah satu dari rangkaian panjang upacara penghormatan multi-negara bagi Ali Khamenei, yang wafat dalam usia lanjut setelah memimpin Republik Islam Iran sejak 1989. Kepergiannya memicu gelombang duka mendalam, tidak hanya di Iran, tetapi juga di seluruh komunitas pendukungnya di Timur Tengah. Informasi selengkapnya mengenai rute arak-arakan dan agenda kenegaraan lainnya akan terus dipantau oleh Lurusin.com.
Comments (0)