Prabowo dan Gibran Hadiri Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahas Kemandirian Ekonomi Nasional

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang menjadi puncak rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI

Jul 06, 2026 - 13:41
0 0
Prabowo dan Gibran Hadiri Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahas Kemandirian Ekonomi Nasional

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang menjadi puncak rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026) ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan antara pemerintah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan nasional. Berdasarkan laporan Lurusin.com di lokasi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 16.00 WIB mengenakan setelan safari khaki khasnya dan langsung menempati kursi yang telah disediakan, tampak didampingi Wapres Gibran yang hadir tak lama setelahnya.

Menyatukan Visi Teknologi dan Industri untuk Kesejahteraan

Sarasehan ini dihadiri oleh sedikitnya 2.600 akademisi dari seluruh Indonesia, meliputi rektor, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Konvensi KSTI 2026 sendiri dirancang sebagai forum integratif yang menjembatani riset di dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan sektor industri, sejalan dengan prioritas nasional untuk memperkuat kemandirian ekonomi. Diskusi yang digelar dalam sarasehan berfokus pada isu-isu seperti hilirisasi sumber daya alam, pengembangan teknologi kesehatan, hingga percepatan transformasi digital di sektor manufaktur dan pertanian.

Pantauan media kami, suasana di JCC tampak khidmat namun penuh antusiasme. Para akademisi duduk berkelompok sesuai asal universitas, beberapa di antaranya terlihat membawa catatan dan dokumen riset. Sesi dialog langsung antara Presiden, Wakil Presiden, dan para peserta berlangsung dinamis, dengan sejumlah dekan dan rektor menyampaikan pertanyaan serta usulan konkret terkait pembiayaan riset dan peningkatan kolaborasi industri.

Dorong Kemandirian Ekonomi melalui Kolaborasi Triple Helix

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kekuatan bangsa terletak pada kemampuan ilmuwan dan insinyur lokal dalam menciptakan nilai tambah dari kekayaan alam Indonesia. Ia menyatakan bahwa tanpa penguasaan teknologi, sumber daya seperti nikel, tembaga, dan bauksit hanya akan diekspor dalam bentuk mentah tanpa memberikan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat. Gibran, yang sebelumnya kerap mendorong program vokasi di berbagai kabupaten/kota, menambahkan pentingnya menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di era kecerdasan buatan dan otomasi.

Para peserta sarasehan umumnya menyambut baik arahan tersebut. Seorang profesor dari universitas negeri di Jawa Timur yang ditemui Lurusin.com mengungkapkan bahwa pertemuan ini memberi sinyal kuat bahwa pemerintah serius menjadikan riset sebagai fondasi pembangunan. Diskusi berlanjut hingga sore hari dengan misi utama: menjalin komitmen bersama agar setiap riset di kampus dapat segera terhubung dengan perusahaan strategis di bawah koordinasi Kementerian Perindustrian dan Kementerian Riset dan Teknologi.

Sarasehan kebangsaan ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi perhelatan KSTI 2026 yang direncanakan menjadi agenda tahunan. Kehadiran pimpinan eksekutif tertinggi memberikan bobot politik yang kuat agar kolaborasi triple helix—pemerintah, perguruan tinggi, dan industri—tidak sekadar wacana, melainkan menjadi gerakan bersama menuju Indonesia yang sejahtera dan mandiri secara teknologi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Editor Edukasi Media. Editor konten literasi media bagi pembaca.

Comments (0)

User