Polisi Dihujani Batu Saat Selamatkan Wanita Disekap Pacar di Kendari

Kendari - Aksi heroik aparat kepolisian di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh setelah mereka dihujani batu oleh sekelompok pemuda saat berusaha menyelamatkan seorang wanita berusia 18 ta

Jul 06, 2026 - 13:19
0 0
Polisi Dihujani Batu Saat Selamatkan Wanita Disekap Pacar di Kendari

Kendari - Aksi heroik aparat kepolisian di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berakhir ricuh setelah mereka dihujani batu oleh sekelompok pemuda saat berusaha menyelamatkan seorang wanita berusia 18 tahun yang disekap dan diperkosa oleh mantan pacarnya. Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari, pada Minggu malam (28/6/2026). Meski korban akhirnya dapat dievakuasi dengan selamat, pelaku berhasil melarikan diri di tengah kekacauan yang ditimbulkan oleh serangan warga tersebut.

Laporan Orang Tua dan Gerak Cepat Polsek Kandai

Kronologi berawal dari laporan orang tua korban kepada Polsek Kandai pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WITA. Sang ayah melaporkan bahwa putrinya telah diculik oleh mantan pacarnya dan diduga disekap di sebuah rumah di wilayah Jati Mekar. Berdasarkan informasi dari media kami, korban sudah putus hubungan dengan pelaku beberapa bulan terakhir, namun pelaku tidak terima dan nekat melakukan aksi bejat tersebut.

Mendapat laporan urgen, tim dari Polsek Kandai dan Polresta Kendari langsung bergerak menuju lokasi yang diindikasikan. Dengan pengintaian singkat, polisi memastikan keberadaan korban di dalam rumah tersebut dan segera menyusun strategi penyelamatan. Namun, situasi berubah drastis saat petugas mulai melakukan penggerebekan.

"Kami mendapatkan laporan orang tua korban bahwa anaknya diculik. Saat proses penyelamatan, terjadi perlawanan dari warga sekitar," kata Kapolresta Kendari Kombes Edwin L. Sengka kepada awak media kami di Mapolresta Kendari, Senin (29/6/2026).

Serangan Batu dan Kaburnya Pelaku

Menurut sumber di lapangan, sekelompok pemuda yang berada di sekitar lokasi tiba-tiba melempari polisi dengan batu. Diduga, para pemuda tersebut tidak mengetahui konteks sebenarnya dan menganggap kehadiran polisi sebagai ancaman. Meski mendapat perlawanan, petugas tetap berupaya mengamankan korban yang saat itu dalam kondisi lemah dan trauma. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis dan pendampingan psikologis.

Akan tetapi, serangan batu yang membabi buta membuat pelaku memanfaatkan celah untuk kabur melalui pintu belakang. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran tim buser Polresta Kendari. "Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan sedang memburu yang bersangkutan. Kami minta warga tidak main hakim sendiri dan segera melapor apabila melihat keberadaannya," pungkas Kombes Edwin.

Imbauan Polisi dan Reaksi Masyarakat

Kejadian ini menyulut beragam reaksi dari warga Kendari. Banyak yang menyayangkan tindakan anarkis para pemuda yang justru menggagalkan penangkapan pelaku kriminal. Pihak kepolisian menduga bahwa para pemuda tersebut adalah rekan-rekan pelaku atau orang yang terprovokasi oleh informasi keliru. Polisi saat ini tengah mendalami keterangan sejumlah saksi dan akan memproses hukum siapa pun yang terbukti menghalangi tugas aparat.

Sementara itu, keluarga korban mengucapkan terima kasih atas kesigapan polisi yang telah menyelamatkan putri mereka, meski dalam kondisi terdesak. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi antara masyarakat dan penegak hukum agar peristiwa serupa tidak terulang. Apalagi kekerasan seksual dan penyekapan merupakan kejahatan serius yang membutuhkan dukungan semua pihak untuk penanganannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User