Polisi Bekuk 3 Maling Motor Bersenjata Pistol Rakitan di Pondok Indah
Jakarta - Aparat kepolisian berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di kawasan elite Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penangkapan yang dilakukan ol
Jakarta - Aparat kepolisian berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di kawasan elite Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penangkapan yang dilakukan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini membongkar fakta mengejutkan, di mana para pelaku dilengkapi dengan senjata api rakitan yang berbahaya.
Penangkapan ketiga pelaku berawal dari aksi patroli rutin yang dilakukan oleh petugas di sekitar kawasan Pondok Indah. Dalam laporan yang diterima media kami, seorang anggota patroli mencurigai gerak-gerik salah satu pelaku yang tengah mengintai calon korbannya. Kecurigaan tersebut kemudian berujung pada aksi pembuntutan yang ketat.
"Penangkapan bermula saat petugas patroli mencurigai salah seorang pelaku di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan," ujar Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi dalam keterangan resmi yang dikutip pada Kamis (2/7/2026).
Polisi tidak langsung melakukan penangkapan di tempat. Tim Resmob memilih untuk mengikuti jejak para pelaku hingga akhirnya melacak tempat persembunyian mereka di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Aksi penyergapan pun dilakukan pada Sabtu (27/6) lalu, menghasilkan penangkapan tiga tersangka tanpa perlawanan berarti.
Ketiga tersangka yang kini telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan adalah MS yang berusia 30 tahun, RMM berusia 27 tahun, dan F yang berusia 38 tahun. Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menyita barang bukti krusial berupa senjata api jenis pistol rakitan yang diduga digunakan untuk mengancam korban saat melancarkan aksi kejahatannya.
Penemuan senjata api rakitan ini menjadi perhatian serius, mengingat potensi penggunaan kekerasan fatal yang dapat terjadi dalam setiap aksi pencurian yang dilakukan oleh komplotan tersebut. Hingga saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan dan kemungkinan adanya keterlibatan mereka dalam aksi curanmor di lokasi lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga Jakarta Selatan, untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan untuk memastikan seluruh jejak kriminal yang ditinggalkan oleh para pelaku selama beroperasi.
Comments (0)