Harga Emas Antam Naik Jadi Semahal Ini
Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Peningkatan ini sekaligus melanjutkan tren positif yang telah terjadi sejak akhir pekan k
Jakarta - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Peningkatan ini sekaligus melanjutkan tren positif yang telah terjadi sejak akhir pekan kemarin. Menurut pantauan Lurusin.com, harga emas Antam 24 karat mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 4.000 per gram, sehingga saat ini dipatok di level Rp 2.733.000 per gram.
Berdasarkan informasi yang tertera pada situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu (17/6/2026), berbagai varian ukuran logam mulia tersebut juga mengalami penyesuaian harga. Untuk satuan terkecil yang tersedia, yakni ukuran 0,5 gram, emas Antam dibanderol seharga Rp 1.414.500. Sementara itu, bagi para investor yang berminat membeli dalam jumlah lebih besar, harga emas ukuran 10 gram ditawarkan sebesar Rp 26.785.000.
Tidak hanya sampai di situ, bagi kolektor atau investor besar yang mengincar ukuran jumbo, emas Antam dengan berat 1.000 gram atau setara dengan 1 kilogram kini dibanderol dengan harga mencapai Rp 2.669.600.000. Angka tersebut menunjukkan bahwa investasi dalam bentuk logam mulia dalam skala besar tetap menarik perhatian kalangan tertentu meskipun harga berada di level yang relatif tinggi.
Jika melihat pergerakan harga dalam rentang waktu satu pekan terakhir, emas Antam menunjukkan tren menguat. Sepanjang periode tersebut, harga bergerak di kisaran Rp 2.689.000 hingga Rp 2.733.000 per gram. Kenaikan bertahap ini mencerminkan adanya sentimen positif di pasar logam mulia domestik yang terus didukung oleh berbagai faktor, mulai dari permintaan konsumen hingga dinamika harga emas global.
Namun demikian, pergerakan dalam jangka waktu satu bulan terakhir menampilkan gambaran yang sedikit berbeda. Harga emas Antam tercatat turun dengan rentang pergerakan antara Rp 2.819.000 hingga Rp 2.689.000 per gram. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk terus memantau pergerakan harga emas sebagai salah satu instrumen investasi yang dianggap aman dan stabil dalam jangka panjang.
Pengamat pasar menyebut, fluktuasi harga emas dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian utama bagi para investor ritel maupun besar. Mereka menyarankan calon pembeli untuk terus memantau perkembangan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi, mengingat volatilitas yang masih mungkin terjadi akibat pengaruh berbagai faktor ekonomi global dan domestik.
Dengan kenaikan tipis yang terjadi hari ini, peluang bagi para pemegang emas untuk meraih keuntungan tetap terbuka lebar, sekaligus menjadi sinyal bahwa pasar logam mulia dalam negeri masih menunjukkan vitalitas yang cukup baik di tengah berbagai kondisi perekonomian yang terus berkembang.
Comments (0)