Penemuan Mengejutkan di Sungai Ciujung
Warga Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Ciujung, tepat di bawah Jembatan Leuwijaksi.
Warga Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Ciujung, tepat di bawah Jembatan Leuwijaksi. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih menjadi misteri dan pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan intensif.
“Benar, telah ditemukan sesosok mayat tanpa identitas di Sungai Ciujung, tepatnya di bawah Jembatan Leuwijaksi, Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga,” ujar Pipih, salah seorang warga yang pertama kali dihubungi oleh media kami, Rabu (1/7/2026).
Menurut laporan yang dihimpun oleh Lurusin.com, penemuan ini bermula saat seorang warga sedang memancing di sekitar area sungai. Ia melihat sosok mengapung di tengah aliran air yang cukup deras, lalu segera melaporkannya kepada warga lain dan petugas setempat. Tak butuh waktu lama, kabar ini menyebar dan mengundang perhatian banyak pihak.
Kondisi Korban dan TKP
Berdasarkan keterangan saksi mata, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya sudah mulai membengkak dan diduga telah berada di dalam air selama beberapa hari. Tidak ditemukan tanda pengenal sedikit pun yang bisa mengarahkan pada identitas korban. Pakaian yang melekat pada tubuhnya juga tidak memberikan petunjuk spesifik, sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.
Tim Inafis dari Polres Lebak segera diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan teliti, memasang garis polisi di sekitar jembatan, dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit terdekat untuk diautopsi. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga yang berada di sekitar sungai sebelum kejadian.
Misteri Identitas yang Belum Terkuak
Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan apakah korban merupakan warga lokal atau pendatang. Tidak ada laporan kehilangan anggota keluarga yang mencurigakan di wilayah Cimarga dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini semakin menambah teka-teki. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tertentu untuk segera melapor.
Pihak kepolisian juga mendalami kemungkinan korban berasal dari daerah hulu sungai. Aliran Sungai Ciujung yang membentang sejauh puluhan kilometer bisa saja membawa jenazah dari lokasi yang cukup jauh. Tim gabungan saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa sepanjang aliran sungai untuk mengidentifikasi warga hilang yang mungkin berkaitan.
Reaksi Warga dan Langkah Selanjutnya
Penemuan mayat ini sontak membuat geger warga setempat. Banyak di antara mereka yang datang ke lokasi sekadar untuk melihat dan berspekulasi. Namun, polisi segera membubarkan kerumunan demi menjaga sterilisasi TKP dan memudahkan proses penyelidikan.
Kapolsek Cimarga melalui pesan singkat kepada Lurusin.com menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan, bunuh diri, atau ada unsur pidana. Semua masih kami dalami,” ujarnya. Pihaknya juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Untuk sementara, jenazah disemayamkan di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung sembari menunggu klaim dari pihak keluarga. Media kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru begitu identitas korban berhasil diungkap.
Comments (0)