Palembang – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya kejujuran sebagai fondas
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan siswa di lembaga pendidikan khusus bagi keluarga prasejahtera ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Ia menolak istilah pe
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menjelaskan bahwa mekanisme penerimaan siswa di lembaga pendidikan khusus bagi keluarga prasejahtera ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Ia menolak istilah pendaftaran yang bersifat sukarela dan menggantinya dengan konsep penjangkauan yang lebih aktif dan bertanggung jawab.
Kejujuran dan Keterbukaan Jadi Kunci Penjangkauan
"Program ini harus dimulai dengan kejujuran dan keterbukaan. Tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan. Keluarga-keluarga yang memenuhi kriteria di dalam DTSEN dijangkau oleh petugas baru ditetapkan menjadi siswa Sekolah Rakyat," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis yang diterima media kami, Minggu (28/6/2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa proses identifikasi calon peserta didik tidak bisa dilakukan secara serampangan. Rujukan utama yang digunakan adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan basis data yang akurat, diharapkan program ini benar-benar tepat sasaran, menjangkau keluarga yang paling membutuhkan akses pendidikan berkualitas. Transparansi dalam proses penjangkauan ini diyakini akan mencegah potensi penyimpangan dan memastikan bahwa setiap anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan haknya untuk belajar dan berkembang.
Acara Open House yang digelar di SRMA 7 Palembang ini bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini menjadi etalase bagi publik untuk melihat secara dekat perkembangan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi hampir satu tahun penuh. Dengan membuka pintu bagi calon siswa, para orang tua, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, Kemensos ingin menunjukkan kemajuan serta kualitas pembelajaran yang dicapai oleh para siswa. Transparansi ini menjadi bukti nyata komitmen Kemensos dalam menyelenggarakan pendidikan yang tidak hanya gratis, tetapi juga bermartabat dan berkualitas tinggi.
Dengan menekankan prinsip kejujuran sejak awal, Gus Ipul berharap Sekolah Rakyat dapat berkembang menjadi model pendidikan inklusif yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain memberikan pengetahuan akademik, sekolah ini juga dirancang untuk membentuk karakter serta memberikan keterampilan hidup yang relevan bagi para siswa agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan di keluarganya masing-masing.
Comments (0)