Helikopter Jatuh di Arab Saudi, 14 Orang Tewas

Jakarta – Sebuah helikopter milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, mengalami kecelakaan fatal di wilayah Ras Tanura, Provinsi Timur. Seluruh 14 penumpang yang ada di dalam heli

Jul 08, 2026 - 05:23
0 0
Helikopter Jatuh di Arab Saudi, 14 Orang Tewas

Jakarta – Sebuah helikopter milik perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, mengalami kecelakaan fatal di wilayah Ras Tanura, Provinsi Timur. Seluruh 14 penumpang yang ada di dalam helikopter tewas dalam insiden naas tersebut.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami pada Senin (29/6/2026), peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu sore (28/6) waktu setempat. Helikopter yang biasa digunakan untuk mengangkut para pekerja ladang minyak lepas pantai itu jatuh di sekitar kawasan operasi utama Aramco di Ras Tanura, salah satu terminal ekspor minyak terbesar di dunia.

Kantor Berita Arab Saudi (Saudi Press Agency/SPA) mengonfirmasi bahwa seluruh korban adalah warga negara Saudi. Dalam pemberitaannya, SPA mengutip pernyataan seorang pejabat Kementerian Energi yang menegaskan bahwa tidak ada warga negara asing yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Kecelakaan tersebut merenggut nyawa 14 penumpang, yang semuanya merupakan warga negara Saudi,” kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa tim penyelidik telah dikerahkan untuk menentukan penyebab pasti jatuhnya helikopter.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Saudi Aramco belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun identitas para korban. Sejumlah sumber lokal menyebutkan bahwa kemungkinan cuaca buruk atau kegagalan teknis sedang menjadi fokus awal investigasi, kendati belum ada temuan resmi yang dirilis.

Ras Tanura sendiri merupakan kawasan vital bagi industri minyak global. Terletak di Teluk Persia, terminal ini menjadi pusat distribusi minyak mentah Saudi Aramco ke berbagai negara. Penggunaan helikopter sebagai moda transportasi pekerja antar-lepas pantai di wilayah ini sudah menjadi rutinitas harian. Insiden seperti ini tergolong jarang terjadi, namun catatan keselamatan penerbangan di sektor tersebut tetap menjadi perhatian otoritas terkait.

Kecelakaan ini menambah daftar insiden penerbangan sipil dan komersial di kawasan Timur Tengah dalam lima tahun terakhir. Media kami terus memantau perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas penerbangan sipil Arab Saudi bersama Kementerian Energi. Hingga saat ini, belum ada respons dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengingat seluruh korban dilaporkan sebagai warga Saudi.

Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan segera setelah konfirmasi resmi diterima dari pihak-pihak yang berwenang di Arab Saudi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User