Danantara Gelontorkan Rp 5 Triliun untuk Proyek Hilirisasi Ayam Skala Nasional

Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menyetujui pembiayaan tahap awal senilai Rp 5 triliun untuk proyek hilirisasi ayam terintegrasi. Proyek ambisius ini akan

Jul 08, 2026 - 06:26
0 0
Danantara Gelontorkan Rp 5 Triliun untuk Proyek Hilirisasi Ayam Skala Nasional

Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi menyetujui pembiayaan tahap awal senilai Rp 5 triliun untuk proyek hilirisasi ayam terintegrasi. Proyek ambisius ini akan membangun dan mengembangkan industri pengolahan ayam secara menyeluruh di enam provinsi di Indonesia.

Enam daerah yang menjadi lokasi pengembangan proyek hilirisasi pertanian ini meliputi Jawa Timur, Gorontalo, Lampung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok dan meningkatkan nilai tambah produk peternakan ayam nasional dari hulu ke hilir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, proyek strategis ini memiliki cakupan pendanaan jangka panjang yang masif. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan bahwa total alokasi anggaran yang telah disetujui Danantara mencapai angka Rp 16,7 triliun dengan periode pelaksanaan hingga tahun 2036.

“Berdasarkan hasil kajian studi kelayakan atau feasibility study, Danantara telah menyetujui total alokasi anggaran mencapai Rp 16,7 triliun hingga tahun 2036. Untuk eksekusi tahap awal, kucuran dana yang disetujui baru mencapai sekitar Rp 5 triliun dengan sistem pencairan yang dilakukan secara bertahap,” ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan.

Dengan mekanisme pencairan bertahap ini, proyek hilirisasi di enam daerah tersebut akan dimulai secara terukur. Pendekatan ini memungkinkan evaluasi berkala terhadap progres pembangunan infrastruktur pengolahan ayam terintegrasi, sehingga setiap tahapan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dalam studi kelayakan.

Proyek ini menjadi salah satu katalis utama dalam mendorong transformasi sektor peternakan nasional, mengubah pola ekspor bahan mentah menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi yang siap bersaing di pasar domestik maupun global.

Sumber: laporan yang dihimpun media kami dari keterangan resmi Kementerian Pertanian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User