Netanyahu Bersumpah Akan Cegah Iran Memiliki Senjata Nuklir

Tel Aviv, Lurusin.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan komitmen negaranya untuk menggagalkan setiap upaya Iran memperoleh senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan la

Jul 08, 2026 - 05:50
0 0
Netanyahu Bersumpah Akan Cegah Iran Memiliki Senjata Nuklir

Tel Aviv, Lurusin.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan komitmen negaranya untuk menggagalkan setiap upaya Iran memperoleh senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan publik dalam sebuah acara di Tel Aviv pada Minggu (21/6) waktu setempat.

Netanyahu mengklaim bahwa perang yang berkecamuk di Timur Tengah telah membawa Israel pada pencapaian strategis utama: mencegah Iran memiliki bom atom. Ia meyakini bahwa tanpa intervensi, Republik Islam itu sudah mengantongi senjata pemusnah massal yang siap digunakan untuk menghancurkan Israel.

"Kita mencegah Iran melaksanakan rencana untuk memusnahkan kita dan hari ini mereka seharusnya sudah memiliki bom atom untuk melakukannya," ujar Netanyahu, seperti dilaporkan Lurusin.com, Senin (22/6/2026).

Pernyataan ini mencuat di tengah ketegangan kawasan yang terus memanas. Iran selama bertahun-tahun menjadi sorotan dunia internasional atas program nuklirnya yang dianggap mencurigakan. Meski Teheran bersikukuh bahwa pengayaan uranium hanya untuk tujuan damai, Israel dan sekutunya tetap meyakini adanya ambisi rahasia di baliknya.

Netanyahu tidak merinci langkah-langkah yang telah diambil Israel untuk menggagalkan program nuklir Iran. Namun, para pengamat menduga bahwa operasi intelijen dan serangan siber, seperti yang pernah terungkap dalam peristiwa Stuxnet, menjadi bagian dari strategi Tel Aviv.

Kekhawatiran Israel bukan tanpa alasan. Sejumlah laporan intelijen sebelumnya menyebutkan bahwa Iran hanya tinggal selangkah lagi dari kemampuan membuat senjata nuklir jika tidak dihentikan. Netanyahu menekankan bahwa ancaman eksistensial tersebut adalah yang paling serius yang dihadapi Israel saat ini.

Sementara itu, publik Israel menyambut pernyataan Netanyahu dengan campuran lega dan skeptis. Sebagian mempertanyakan sejauh mana klaim tersebut dapat dibuktikan, sementara yang lain menilai retorika ini sebagai upaya memperkuat dukungan domestik di tengah dinamika politik internal yang fluktuatif.

Diplomasi internasional juga turut disinggung. Netanyahu secara tak langsung mengkritik upaya perundingan yang dinilai terlalu lunak terhadap Iran. Ia menyerukan sikap tegas dari negara-negara besar untuk tidak membiarkan Iran terus mengembangkan kemampuan nuklirnya meski hanya untuk keperluan sipil.

Pemerintahan Netanyahu sendiri telah berulang kali menyatakan kesiapan bertindak secara unilateral jika jalur diplomasi gagal. Doktrin "Begin" yang menentang kehadiran senjata nuklir di tangan negara musuh di Timur Tengah tetap menjadi landasan kebijakan keamanan nasional Israel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran mengenai pernyataan terbaru Netanyahu. Namun, biasanya Teheran akan membantah tudingan tersebut dan menuduh Israel sebagai pihak yang justru mengacaukan stabilitas kawasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User