Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Belarus, Hubungan RI-Belarus Makin Erat

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis siang. Pertemuan yang berlangsu

Jul 08, 2026 - 00:24
0 0
Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Belarus, Hubungan RI-Belarus Makin Erat

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis siang. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kunjungan Presiden Lukashenko ini merupakan yang pertama kali dilakukan seorang kepala negara Belarus ke Indonesia sejak kedua negara membuka hubungan diplomatik pada 1993. Kedatangan Presiden Belarus disambut dengan upacara kenegaraan lengkap, termasuk penghormatan pasukan dan dentuman meriam, sebagai simbol penghargaan tinggi pemerintah Indonesia terhadap mitra strategisnya di kawasan Eropa Timur.

Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menekankan pentingnya diversifikasi mitra internasional sebagai bagian dari politik luar negeri bebas aktif Indonesia. “Belarus memiliki keunggulan di sektor industri berat, pertanian, dan teknologi pertahanan yang dapat saling melengkapi dengan kebutuhan pembangunan Indonesia,” ujar Prabowo. Kedua pemimpin sepakat untuk mendorong peningkatan volume perdagangan bilateral yang saat ini dinilai masih jauh dari potensi sebenarnya.

Fokus Kerja Sama Strategis

Agenda utama pertemuan tertutup antara kedua delegasi mencakup beberapa sektor prioritas. Sektor pertanian menjadi sorotan utama, di mana Belarus dikenal sebagai salah satu produsen pupuk kalium terbesar dunia – komoditas yang sangat dibutuhkan Indonesia untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pasokan pupuk dan transfer teknologi pengolahan hasil pertanian.

Di bidang industri dan teknologi, delegasi Belarus menawarkan kerja sama pengembangan kendaraan listrik dan mesin-mesin industri berat. Presiden Lukashenko dalam keterangannya menyatakan ketertarikan Belarus untuk berinvestasi di Kawasan Industri Terpadu yang sedang dikembangkan pemerintah Indonesia. “Kami melihat Indonesia sebagai pintu gerbang utama untuk memperluas jangkauan ekonomi Belarus di Asia Tenggara,” ungkap Lukashenko.

Konteks Geopolitik dan Kunjungan Strategis

Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia ini menarik perhatian pengamat hubungan internasional, mengingat posisi geopolitik Belarus yang erat bersekutu dengan Rusia. Namun, kedua pemimpin menegaskan bahwa kerja sama yang dibangun bersifat pragmatis dan berlandaskan prinsip saling menghormati kedaulatan. Pemerintah Indonesia, melalui keterangan resmi yang diterima Lurusin.com, menegaskan bahwa kemitraan dengan Belarus murni berorientasi pada kepentingan ekonomi dan pembangunan nasional.

Pertemuan bilateral ini juga membahas peningkatan kerja sama pendidikan melalui program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di universitas-universitas teknik terkemuka di Belarus. Kedua negara sepakat untuk memfasilitasi pertukaran pelajar dan peneliti sebagai bagian dari diplomasi ilmu pengetahuan.

Menurut data Kementerian Perdagangan yang dikutip media kami, nilai perdagangan Indonesia-Belarus pada tahun lalu tercatat sekitar 250 juta dolar AS. Angka ini diharapkan meningkat signifikan dalam tiga tahun ke depan seiring dengan implementasi berbagai kesepakatan yang ditandatangani dalam kunjungan bersejarah ini.

Kunjungan kenegaraan ini diakhiri dengan jamuan santap siang kenegaraan yang dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih dan delegasi tinggi Belarus. Kedua pemimpin tampak akrab berbincang dalam suasana informal, menandakan semakin eratnya hubungan personal sekaligus bilateral antara Indonesia dan Belarus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User