Moge Listrik Honda Mulai Dijual di Eropa, Bandrol Harga Rp 300 Jutaan
Kendaraan listrik tidak hanya merambah segmen skuter atau motor harian, tetapi kini semakin agresif di kelas motor besar (moge). Honda akhirnya membawa moge listrik konsep mereka ke jalur komersial. U
Kendaraan listrik tidak hanya merambah segmen skuter atau motor harian, tetapi kini semakin agresif di kelas motor besar (moge). Honda akhirnya membawa moge listrik konsep mereka ke jalur komersial. Unit perdananya sudah mulai diparkir di lantai showroom sejumlah dealer resmi di kawasan Eropa.
Mengusung nama yang sudah cukup familiar di telinga para penggemar roda dua, Honda EV Fun Concept kini hadir bukan lagi sekadar prototipe pameran. Motor sport fairing ini menawarkan desain futuristis khas motor listrik tetapi tetap mempertahankan DNA agresif layaknya moge konvensional. Sorotan utama tentu saja pada pita harga yang dipatok mulai sekitar Rp 300 jutaan, tergantung konversi mata uang dan kebijakan pajak di masing-masing negara Eropa.
Desain dan Platform Baterai
Secara visual, moge listrik ini tampil dengan geometri bodi yang ramping. Tidak ada tangki bahan bakar besar di depan karena ruang tersebut kini dioptimalkan untuk menyimpan modul baterai berkapasitas besar. Garis bodi samping dibuat meruncing dengan pencahayaan LED yang tajam, menegaskan bahwa motor ini diniatkan untuk pengendara yang mendambakan performa senyap. Laporan dari tim Lurusin.com menyebutkan bahwa Honda menggunakan platform dedicated EV untuk motor ini. Artinya, sasis dan penempatan baterai bukan hasil konversi mesin bensin, melainkan memang didesain murni untuk traksi elektrik. Ini membuat distribusi bobot terasa lebih sentral dan rendah, sehingga meningkatkan stabilitas saat dikendarai di kecepatan tinggi.Spek dan Performa
Berdasarkan data spesifikasi yang diperoleh media kami, Honda membekali moge ini dengan motor listrik penggerak tengah yang bisa menyemburkan tenaga setara motor 600 cc hingga 650 cc konvensional. Torsi instan yang menjadi ciri khas motor listrik langsung terasa begitu grip gas dipelintir."Kami menginginkan sebuah motor listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai di jalan pegunungan," ujar perwakilan pengembangan Honda Eropa yang dikutip oleh tim Lurusin.com, awal pekan ini.Dari sisi jarak tempuh, baterai yang tersemat diklaim mampu membawa pengendara melaju sejauh 150 hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung gaya berkendara. Sistem pengisian daya mendukung fast charging menggunakan konektor tipe CCS2, yang memungkinkan baterai terisi dari 20 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.
Comments (0)