Konser Two Nations in Harmony Satukan Indonesia dan Australia di Jakarta
Jakarta — Hubungan diplomatik Indonesia dan Australia yang telah berlangsung lebih dari tujuh dekade dirayakan dalam balutan harmoni musik melalui konser b
Jakarta — Hubungan diplomatik Indonesia dan Australia yang telah berlangsung lebih dari tujuh dekade dirayakan dalam balutan harmoni musik melalui konser bertajuk Two Nations in Harmony. Acara yang digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (15/6/2026) tersebut berhasil menyatukan dua budaya dalam panggung yang megah. Ratusan tamu undangan, termasuk para diplomat, seniman, dan penggiat budaya, larut dalam sajian kolaborasi apik antara musisi dari kedua negara.
Pembukaan Mewah dengan Simbol Persahabatan
Konser dibuka secara resmi oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Dr. Hilmar Farid. Dalam sambutannya, Dubes Williams menekankan bahwa kedekatan geografis dan sejarah panjang harus terus dirawat melalui jembatan budaya. “Musik adalah bahasa universal yang dapat menembus batas politik dan perbedaan. Malam ini kita merayakan ‘Two Nations in Harmony’, bukan hanya sebagai tema, tapi sebagai komitmen bersama,” ujarnya. Sementara itu, Hilmar Farid menyebut acara ini sebagai bukti konkret diplomasi budaya yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kolaborasi Eksklusif Musisi Lintas Negara
Momen yang paling dinantikan adalah penampilan kolaboratif antara grup band folk asal Melbourne, The Maes, dengan penyanyi-penulis lagu folk Indonesia, Endah N Rhesa. Mereka membawakan aransemen ulang lagu legendaris “Tanah Airku” yang dipadukan dengan nuansa musik akustik khas Australia. Tak hanya itu, musisi didgeridoo, William Barton, turut memukau penonton dengan memadukan alat musik tradisional Aborigin tersebut ke dalam komposisi kontemporer bertajuk “Desert Meets Tropics”. Penonton yang terdiri dari komunitas diaspora Australia di Indonesia, pelajar, hingga warga lokal, menyambut meriah setiap penampilan.
“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Endah N Rhesa. Energi dan kedalaman lirik lagu Indonesia benar-benar menyentuh. Kami seperti menemukan bahasa baru dalam musik,” kata Maggie Rigby, vokalis The Maes.
Pameran Budaya dan Kuliner Pendamping
Di area lobi venue, pengunjung dimanjakan dengan pameran foto dokumentasi perjalanan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Australia yang dikurasi oleh Kedutaan Besar Australia. Setiap foto menceritakan momen-momen penting, mulai dari kunjungan kenegaraan, kerja sama di bidang pendidikan, hingga respons bersama dalam penanganan bencana alam. Stan kuliner juga hadir menyajikan perpaduan cita rasa, seperti kangaroo pie fusion dengan bumbu rendang dan pavlova dengan sentuhan gula aren. Kegiatan ini tidak hanya menghibur tetapi juga memperkaya pemahaman antarbudaya.
Testimoni dan Harapan ke Depan
Sejumlah tokoh yang hadir menyampaikan apresiasi tinggi. Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, pakar hubungan internasional, berkomentar bahwa pendekatan soft power melalui musik dan seni sangat efektif dalam memperkuat people-to-people connection. “Ini adalah investasi jangka panjang untuk saling pengertian. Ketika dua bangsa bernyanyi bersama, sekat-sekat prasangka perlahan runtuh,” tuturnya. Sementara itu, komunitas pelajar Indonesia yang pernah menempuh studi di Australia melalui beasiswa Australia Awards mengaku terharu dengan penampilan kolaboratif tersebut karena mengingatkan mereka pada masa-masa indah di Negeri Kanguru.
Antusiasme Publik dan Penonton
Tiket konser yang dijual terbatas secara daring ludes dalam waktu kurang dari dua jam setelah pengumuman. Antusiasme ini menunjukkan besarnya minat publik terhadap kegiatan budaya berkualitas yang bersifat inklusif. Hadirin yang beruntung mendapatkan tempat duduk mengaku mendapatkan pengalaman berkesan. “Baru kali ini saya melihat kolaborasi semurni ini. Saya jadi lebih penasaran dengan budaya Australia dan ingin berkunjung ke sana suatu hari nanti,” ujar seorang penonton asal Tangerang. Konser diakhiri dengan penampilan bersama seluruh pengisi acara yang membawakan lagu ‘I Am Australian’ dan ‘Indonesia Pusaka’ secara medley, menciptakan suasana haru dan penuh kebanggaan.
[SOCIAL_TWEET]: #TwoNationsinHarmony sukses satukan musisi Indonesia & Australia dalam satu panggung! Dari kolaborasi lagu Tanah Airku hingga paduan didgeridoo, malam penuh makna ini jadi bukti harmoninya dua bangsa. Sudahkah kamu saksikan rekamannya? 🇮🇩🇦🇺 #KonserBudaya #IndonesiaAustralia[SOCIAL_TG]: 🎵 Malam penuh harmoni dari Jakarta! ‘Two Nations in Harmony’ satukan Endah N Rhesa dan The Maes, buktikan musik tak kenal batas. Persahabatan Indonesia-Australia makin erat! 🇮🇩🤝🇦🇺 #DiplomasiBudaya
Comments (0)