KONI Pusat Gelar Bedah Buku Sports Intelligence di FIKK UNJ

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengadakan acara bedah buku berjudul “Sports Intelligence” di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kes

Jul 12, 2026 - 09:32
0 0
KONI Pusat Gelar Bedah Buku Sports Intelligence di FIKK UNJ

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengadakan acara bedah buku berjudul “Sports Intelligence” di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi ilmiah bagi akademisi, pelatih, dan pemangku kebijakan olahraga untuk menggali lebih dalam konsep intelijen dalam prestasi olahraga modern.

Buku Panduan Strategis Olahraga Nasional

Buku “Sports Intelligence” merupakan karya terbaru yang diterbitkan oleh KONI Pusat bekerja sama dengan jajaran pakar keolahragaan dari berbagai universitas. Buku ini membedah bagaimana pendekatan data, analisis performa, dan intelijen kompetitif dapat meningkatkan prestasi atlet secara signifikan. Menurut Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, publikasi ini lahir dari kebutuhan mendesak akan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pembinaan atlet nasional.

“Sports intelligence bukan sekadar istilah. Ini adalah fondasi baru untuk membaca kekuatan dan kelemahan lawan, mengelola data latihan, serta menyusun strategi berbasis bukti. Buku ini kami harap jadi pegangan wajib bagi seluruh stakeholder olahraga di Indonesia,” tegas Marciano saat memberikan sambutan.

Acara bedah buku menghadirkan tiga pembedah utama, yaitu Prof. Dr. Tandiyo Rahayu (pakar manajemen olahraga UNNES), Dr. Ade Lukman (analis performa KONI Pusat), dan Prof. Dr. Amung Ma’mun (guru besar olahraga UPI). Diskusi berlangsung dinamis dengan interaksi audiens yang antusias dari kalangan mahasiswa, dosen, serta perwakilan pengurus cabang olahraga provinsi.

Transformasi Digital di Arena Olahraga

Salah satu poin sentral yang dibahas adalah peran artificial intelligence (AI) dan big data dalam memetakan potensi atlet sejak usia dini. Buku “Sports Intelligence” memuat studi kasus penerapan analisis video, sensor biometric, hingga software prediksi cedera yang telah diujicobakan di Pusat Pelatihan Nasional. Menurut Dr. Ade Lukman, pendekatan ini sudah terbukti di sejumlah negara maju dan kini saatnya Indonesia mengadopsinya secara sistematis.

“Dengan data yang tepat, keputusan pelatih bukan lagi berdasar intuisi semata, melainkan fakta terukur. Buku ini menyajikan kerangka implementatif yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing cabor,” papar Ade.

Pembedah lainnya, Prof. Tandiyo, menyoroti bab yang membahas intelijen psikologis—bagaimana membaca mentalitas atlet dan tekanan kompetisi melalui metrik tertentu. Ia menekankan integrasi antara sports science dan sports intelligence akan menjadi game-changer menuju roadmap Olimpiade 2032.

Serah Terima dan Komitmen Diseminasi

Pada akhir acara, KONI Pusat secara simbolis menyerahkan sejumlah eksemplar buku kepada Dekan FIKK UNJ, Dr. Johansyah Lubis, sebagai bahan ajar sekaligus koleksi perpustakaan. Penyerahan ini menandai dimulainya rangkaian sosialisasi buku ke berbagai kampus dan pusat pelatihan daerah. Berikut isi utama buku yang dipaparkan:

  • Bab 1-3: Konsep dasar sports intelligence, etika pengumpulan data, dan regulasi privasi atlet.
  • Bab 4-6: Teknik pengumpulan data lawan, analisis video pertandingan, dan pemetaan pola permainan.
  • Bab 7-9: Pemanfaatan teknologi wearable untuk monitoring beban latihan dan indikator overtraining.
  • Bab 10-12: Studi kasus di bulutangkis, angkat besi, dan panahan—tiga cabang prioritas Olimpiade.

Peserta mendapatkan kesempatan untuk menggali lebih dalam melalui sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan kritis muncul terkait kesiapan infrastruktur data di daerah, yang dijawab KONI dengan rencana pelatihan sports data analyst bersertifikat pada tahun 2027.

Respons Akademisi dan Harapan ke Depan

Kalangan akademisi menyambut positif terbitnya buku ini. Dosen FIKK UNJ, Dr. Tirto Apriyanto, menyebut “Sports Intelligence” sebagai literatur langka yang menjembatani gap antara ilmu olahraga tradisional dan tuntutan era digital. Ia berharap buku ini segera diadaptasi menjadi modul pelatihan bagi pelatih daerah.

Acara ditutup dengan penandatanganan MoU antara KONI Pusat dan sejumlah fakultas keolahragaan untuk riset kolaboratif berbasis data. Bedah buku ini menjadi bukti bahwa olahraga nasional tengah bertransformasi menuju ekosistem berbasis pengetahuan.

[SOCIAL_TWEET]: KONI Pusat luncurkan buku “Sports Intelligence”! 🧠📊 Bedah konsep intelijen olahraga lewat data & AI di kampus FIKK UNJ. Era baru pembinaan atlet berbasis bukti dimulai. #OlahragaIndonesia #SportsIntelligence #KONIPusat [SOCIAL_TG]: 📚 *KONI Pusat Bedah Buku Sports Intelligence* KONI resmi kenalkan buku panduan intelijen olahraga. Mencakup AI, big data, dan pemetaan performa atlet. Diseminasi ke kampus dan daerah segera menyusul. Olahraga nasional makin sains! 🔬🏅

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User